Mengapa Aku, Tuhan ?

8 komentar

Tuhan, pagi ini aku berseru padamu melalui tulisan di blog ini. Berharap Engkau sedang online dan membacanya. Ijinkan anakMu yang bandel ini menuliskan isi hatinya padamu, dan tidak peduli siapakah yang membacanya.

“Tuhan, mengapa aku ?”

Inilah hal kemudian yang terlintas didalam kepalaku setelah merenungkan apa yang terjadi selama lebih dari 4 tahunan ini.

Engkau membuatku marah, geram dan sakit hati sekaligus.

Tapi, Engkau juga memberiku kebijaksanaan sebagai penukar rasa marah, geram dan sakit hati yang sudah aku rasakan.

Aku kerap bertanya dalam hati, “Mengapa Engkau hanya diam saja?”.

Apakah ini caraMu agar anak-anakMu yang sadar dan melihatnya dapat bersuara, mewakili suaraMu ?.

Tapi, Kami bukan Engkau ?

Menyamakan kedudukan kami dengan Engkau adalah dosa. Itu yang dikatakan oleh ajaran-ajaran yang mengajarkan tentang Engkau. Apalagi aku?, Siapakah aku ini, Tuhan ?.

Aku bahkan tidak layak untuk menuliskan hal ini padaMu.

“Siapakah aku ini, Tuhan?”

Engkau mengajarkanku sedikit demi sedikit melalui setiap hari dalam hidupku. Melalui setiap hembusan nafas yang aku terima. Melalui setiap detik yang aku lewati.

Engkau membukakan hanya sedikit pintu untuk dapat aku jalani, dan pintu itu mengarahkanku hingga hari ini.

Oh, Tuhan…Ijinkan aku bertanya, “Mengapa aku?”.

Engkau selalu saja seperti ini,

Engkau biarkan aku mengamuk, marah dan kecewa dengan jalan yang aku jalani. Lalu, setelah aku menyerah kalah, Engkau tunjukkan satu persatu maksud dari setiap peristiwa ini.

Engkau lebih tahu aku, dibandingkan diriku sendiri.

 

Iklan

8 comments on “Mengapa Aku, Tuhan ?”

  1. Tuhan, tolong jangan lempar macam-macam untuk anakMu ini. Karena terlalu banyak hal yang harus anakMu ini selesaikan sebagai pertanggungjawaban untukMu.

    heeee…

    Suka

  2. Terima kasih Bu Yong,..
    tuhan ada didalam hati semua insan yang percaya akan adanya Tuhan dan insan yang tidak percaya akan adanya Tuhan.
    Tuhan sangat mengenal ciptaannya, tapi bagi ciptaannya sangat sulitlah mengenal Ia dan memahami kehendakNya.
    Menurut Ayu juga loooo… Hahahahah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s