Lanjut ke konten
Iklan

Kesehatan Jiwa untuk Orang-orang Muda


Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat.

 

Setiap tanggal Sepuluh oktober, dunia mendedikasikan hari tersebut sebagai hari kesehatan jiwa dunia. Setiap tahunnya, WHO (World Health Organization) memilih satu tema unik mewakili program tahunan untuk menyelenggarakan dunia yang sehat jiwa dan badannya. Tahun ini, WHO mencanangkan tema yang berhubungan dengan kesehatan orang-orang muda, Young People and Mental Health in Changing World. Tema ini membawa harapan untuk para generasi muda, orang-orang muda yang merupakan generasi yang akan membawa perubahan untuk dunia, menjadikan dunia lebih baik.

Rusak atau sakitnya generasi muda akan berpengaruh pada masa depan suatu kelompok, bangsa dan bahkan dunia. Kemunduran suatu generasi dapat dilihat dari generasi mudanya. Jika generasi mudanya sehat dan produktif maka bisa dipastikan bahwa kelompok dimana generasi muda itu ada akan berkembang dan maju peradabannya. Sebaliknya, bila generasi mudanya sakit, bermasalah dan tidak produktif, bisa diprediksi bahwa masa depan kelompok dimana generasi muda ini ada akan mengalami kemunduran bahkan keadaan stagnant tanpa perkembangan.

Tulisan ini dimaksudkan untuk membahas sedikit mengenai kesehatan jiwa untuk generasi muda/ young people, orang-orang muda yang merupakan ujung tombak pengembangan dan kemajuan suatu kelompok, komunitas dan bahkan dunia. Perlu diperhatikan bahwa Dunia menaruh harapan pada para generasi muda, anak-anak muda. Sudah sepantasnya lah kesehatan para generasi penerus ini menjadi pusat karya, investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Kesehatan Jiwa

Kesehatan jiwa dapat didefinisikan sebagai suatu aksi dan keadaan dimana seluruh aspek dan komponen terkait didalam diri/didalam hidup ini berjalan berimbang atau seimbang. Aspek yang dimaksud disini adalah aspek social, fisik, spiritual, ekonomi dan juga askep jiwa atau mental. Pelru dingat bahwa, mencapai keseimbangan dalam hidup bukanlah sebuah tujuan, tapi adalah proses yang akan berjalan terus menerus sepanjang hidup. Berjalan terus menerus memberi makna bahwa individu akan berhadapan dengan jatuh dan bangun dalam menjalani setiap prosesnya, terus dan terus selama individu hidup. Berimbang artinya tidak berat sebelah, tidak berlebihan dan tidak memihak kesatu arah. Berimbang artinya sama, sama beratnya.

Kesehatan mental juga bisa diartikan sebagai, bagaimana seseorang, individu berpikir, merasakan atau bertindak ketika Ia berhadapan dengan situasi tertentu dalam hidup. Kebanyakan situasi yang dimaksud disini adalah situasi yang bisa memberikan stress, masalah bagi individu.

Kalau dipikir-pikir lebih jauh lagi, saya rasa ini adalah definisi yang mungkin sangat mengena untuk ‘kesehatan mental’. Kesehatan mental berupaya untuk membantu individu ketika Ia hampir gagal atau gagal berhadapan dengan masalah hidup yang Ia hadapi. Cara dan daya tahan untuk berhadapan dengan masalah ini tentu saja berbeda satu dengan yang lainnya dan inilah yang membuat kesehatan jiwa itu unik dan berseni.

Untuk dapat mengatur balance, keseimbangan dalam hidup, individu harus memiliki pertahanan diri yang kuat untuk menghadapi beban hidup berupa stressor dari berbagai sudut kehidupan. Membekali diri dengan bekal psikologis yang adekuat, yang cukup dapat membantu individu menjadi pribadi yang sehat, tahan banting dan siap menghadapi segala tantangan dan masalah dalam hidup. Berikut adalah beberapa catatan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan oleh individu dalam upaya untuk mempertahankan dirinya.

Membangun self-esteem yang sehat

Self-esteem bukan hanya berbicara mengenai kualitas yang baik yang muncul dari dalam diri. Tapi, adalah keseimbangan untuk melihat hal baik dan buruk didalam diri, lalu menerima dan selanjutnya melakukan usaha yang terbaik dengan segala hal yang dimiliki dari dalam diri. Self-esteem juga harus seimbang, tidak baik jika terlalu berlebihan atau terlalu kurang.

Untuk mencapai self-esteem yang sehat, individu perlu belajar untuk membentuk self-esteem ini, karena self-esteem bukan keterampilan atau kemampuan yang muncul begitu saja. Mencapai self-esteem yang sehat diawali dengan upaya untuk membangun rasa nyaman dengan berbagai cara yang juga sehat dan positif. Cara yang bisa dilakukan oleh individu adalah dengan melihat hal-hal baik dalam diri. Hal-hal ini bisa termasuk hal-hal dimana kita menjadi ‘sangat baik’ dalam mengerjakannya, atau yang menjadi keahlian kita, atau menjadi hal yang sangat gemar kita lakukan. Selanjutnya, jelajahi pula hal-hal yang sangat sulit kita lakukan, hal-hal yang kita sama sekali tidak ahli didalamnya, kelemahan dan kekurangan yang membuat kita cukup tertekan dalam hidup, hal-hal yang tidak bisa kita banggakan dalam diri. Cari dan temukan hal ini, buat daftar dan lihat daftar yang sudah kita selesaikan. Ingat bahwa masing-masing dari kita individu memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Keduanya bekerja seperti dua sisi mata uang, saling menyeimbangkan dan saling melengkapi. Kekuatan dan kelebihan yang kita miliki membuat kita terlihat hebat dan mantap, dan kekurangan yang kita miliki membantu kita untuk menjadi dewasa dan bertumbuh. Hargai dan berbahagialah dengan apapun yang diri kita miliki dalam hidup.

Menerima dan memberi yang seimbang

Kegiatan memberi haruslah seimbang dengan kegiatan menerima. Kita tidak bisa hanya menerima, tapi kita juga perlu memberi, demikian pula sebaliknya. Menerima secara terus menerus bukanlah sikap yang bijak, memberi secara terus menerus juga tidak. Haruslah seimbang kedua sisi ini.

Mereka yang mengalami masalah dengan penerimaan diri kadang mencari kesejatian hidup dengan terus memaksakan diri untuk memberi tanpa menyadari bahwa mereka kadang sudah memberikan terlalu banyak hingga tidak ada satupun yang tersisa lagi. Ini pastilah adalah tindakan yang tidak adil bahkan pada diri sendiri. Individu seperti ini harus belajar untuk membuka diri dan mulai menerima. Menerima pertolongan orang lain, menerima pujian dan kehangatan cinta dari orang lain serta menerima kebaikan dari orang lain.

Selain dari orang lain, kita juga sangat layak untuk menerima pujian dan ungkapan terima kasih, apresiasi dari diri kita sendiri. Ya, dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri. Kita perlu sesekali menjadwalkan untuk memberikan hadiah kepada diri kita sendiri. Saya sendiri, mulai mempraktikkan hal ini belum lama ini. Saya berusaha untuk menghadiahkan diri saya sendiri dengan hadiah-hadiah kecil seperti makan-makanan yang enak, jalan-jalan ketempat yang asik, menghabiskan waktu dengan orang-orang yang luar biasa, setelah berhasil menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Saya menyadari pentingnya penghargaan dan juga pemberian hadiah untuk diri sendiri, penting karena saya sangat menghargai diri saya, saya menghargai usaha dan upaya kerja keras yang diri saya lakukan, dan saya menilai bahwa diri saya layak untuk mendapatkan hadiah dan juga penghargaan yang cukup.

Kadang ada pula orang yang merasa sungkan untuk menerima pujian dari orang lain, padahal pujian itu bukanlah hal yang buruk bagi diri. Setiap orang berhak atas pujian dan sanjungan, terlebih lagi ketika individu yang bersangkutan sudah bekerja dengan sangat keras untuk memberikan hasil yang terbaik bagi diri sendiri terlebih bagi orang lain. individu yang sungkan untuk menerima pujian dan ucapan Terima kasih dari orang lain, sebaiknya belajar untuk menerima kebaikan hati orang lain yang tulis. Ucapkan, “Terima kasih, saya senang karena Anda memikirkan hal baik seperti ini”.

Ketika menerima pujian pun kita sebaiknya tetap menjaga sikap rendah hati dan tidak mengumbar dengan sombong. Bersyukurlah dalam porsi normalnya. Mendapatkan pujian memang sangatlah menyenangkan dan membuat kepercayaan diri kita bertambah, tapi akan lebih baik jika kita bersyukur dan berterima kasih sesuai dengan porsinya.

Menciptakan relasi positif dalam hidup berkeluarga

Tidak ada seseorang pun di dunia ini yang benar-benar sendiri. Siapapun dia, Ia pastilah memiliki koneksi dengan orang lain. Koneksi ini pastilah bermacam-macam, ada yang terkoneksi dalam hal genetic, misalkan peranakan dari A atau B, atau koneksi dalam hal kesamaan nilai dan kepercayaan, misalkan hubungan persaudaraan dalam suatu organisasi. “Manusia adalah makluk social”, pernyataan seperti ini mungkin ada benarnya.

Menjalin hubungan dengan individu lain itu sangatlah penting, karena didalamnya kita sebagai individu belajar bersama untuk menghargai satu dengan yang lainnya. Menghargai dapat berupa menghargai perbedaan nilai-nilai, kemampuan dan juga keterampilan yang dimiliki. Dalam koneksi/hubungan, masing-masing individu juga belajar untuk memberi dan menerima dukungan. Sebuah jalinan yang menarik untuk didalami tahap demi tahap.

Untuk bisa menciptakan relasi atau koneksi dalam hidup baik berkeluarga dan persahabatan, kita memerlukan waktu. Waktu ini mungkin adalah hadiah terbaik, terindah yang bisa diberikan oleh satu individu kepada individu yang lainnya. Waktu ini, lebih baik dan lebih berharga dibandingkan hadiah terindah manapun. Seorang individu, sebaiknya memang mengkhususkan waktu special bagi keluarganya, relasi yang Ia jalin, entah untuk melakukan apapun. Waktu ini bisa dipergunakan untuk saling mengenal satu sama lain, belajar untuk menghargai dan menghormati satu sama lain, dan mendengarkan satu dengan yang lainnya.

Menciptakan persahabatan yang memberi makna dan arti

Saya menemukan sebuah kalimat yang sangat menarik, yang berbunyi seperti ini “Sahabat, membantumu untuk memahami bahwa kau tidak sendirian”. Kalau kita pahami bersama, ini mungkin saja sangat benar adanya. Mereka yang merasakan kesepian, mungkin saja belum menemukan sahabat yang bisa memberikan mereka arti bahwa mereka sebenarnya tidak seorang diri.

Persahabatan, yang juga merupakan bagian dari jalinan hubungan pribadi satu orang dengan orang yang lainnya, membuat masing-masing individu didalamnya belajar untuk saling membantu dalam keadaan apapun, baik dalam keadaan ups and downs. Persahabatan, kebersamaan, mengandung makna dan arti, ‘bersama’, bersama dalam menhadapi tantangan, bersama dalam berbagi masalah dan bersama untuk memecahkan masalah.

Mereka yang merasa, ‘sendiri, baiknya membuka diri dan memberi kesempatan untuk menjalin hubungan. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan yang sehat, membangun dan memberi kesempatan untuk tumbuh dan berkembang menjadi sesuatu yang baik. Siapapun dia, persahabatan adalah investasi yang sangat baik dan menguntungkan. Mulailah dari sekarang, ‘keep in touch’ dengan sahabat-sahabat dan orang-orang yang kita cintai, undanglah sesekali sahabat untuk makan siang atau hanya sekedar untuk ngobrol-ngobrol. Buka peluang persahabatan yang baru dengan orang-orang baru, dan ajaklah sahabatmu ini untuk mengundang sahabatnya yang lain untuk saling mengenal, membuka/memperlebar tali persahabatan dan persaudaraan. Dunia kita akan menjadi sangat berbeda dengan adanya persahabatan ini.

Saya, mungkin adalah satu dari banyak orang yang sangat beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang luar biasa!. Luar biasa karena sangat memahami saya dan yang lebih penting adalah setia pada saya meskipun dalam keadaan yang tidak nyaman, tidak mengenakkan. Saya menemukan banyak pertolongan dari jalinan hubungan persahabatan yang saya bina dengan banyak orang, dan saya berdoa agar saya tidak pernah berhenti bersyukur karena hal ini.

 

photogrid_15395622964131211183149752751443.jpg

Menciptakan dan Membangun Persahabatan yang memberi Makna dan Arti

 

Tentukan prioritas

Menentukan prioritas disini bukan hanya masalah pekerjaan, tapi juga masalah waktu, juga masalah pengelolaan dana. Menentukan prioritas juga berarti menentukan mana yang paling penting, yang paling kita butuhkan dan yang paling dan harus menjadi perhatian kita. Penting sekali untuk memahami dan menguasai teknik menentukan prioritas, karena didalamnya, individu dapat hidup, terutama dalam dunia yang serba sibuk dan menuntut seperti sekarang ini.

Jika menentukan prioritas yang dimaksud adalah yang berhubungan dengan uang. Maka, sangat dianjurkan bagi kita untuk belajar bagaimana bisa membuat atau mengolah, “Meaningful budget”. Hal yang bisa kita lakukan seperti mengajukan pertanyaan pada diri sendiri, “Apakah ini adalah budget yang realistic? atau tidak ?, apakah kita sudah membuat budget yang memang adalah budget yang sangat kita perlukan pada saat ini.

Get involved

Mengikutsertakan diri dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat mungkin adalah suatu hal yang penting bagi masing-masing individu. Kita akan mendapatkan apa yang dimaksud dengan tujuan dan kepuasaan ketika kita secara bersama-sama ikut dalam kegiatan yang positif, membangun dan memberi kemajuan bagi masing-masing kita. Dengan ikut serta dalam kegiatan yang positif dan membangun, kita secara bersama-sama akan membuat sesuatu yang berbeda dari yang sebelumnya, pasti ada perubahan yang bisa kita ciptakan secara bersama-sama.

Mengikutisertakan diri, yang paling banyak menjadi reverensi adalah menjadikan diri sebagai volunteer atau pekerja suka rela. Kegiatan ini akan mengajarkan seseorang banyak hal menarik dan pastinya membangun. Ikutkan diri dalam kegiatan social dan amal yang bisa memberikan konstribusi yang positif, bangun komunitas dan kelompok yang nantinya akan secara bersama-sama memberikan dampak dan efek yang baik. Hal-hal yang bisa kita lakukan mungkin adalah seperti ini, ikut serta dalam kegiatan mengajar anak-anak sekolah dengan gratis, ikut dalam kegiatan atau organisasi social kemasyarakatan, mengunjungi orang-orang tua di panti jompo, ikut membantu menggalang dana untuk menggerakkan kegiatan positif di masyarakat atau membantu korban bencana, membantu tetangga untuk mendirikan rumah atau ikut serta membantu dalam kegiatan kekeluargaan.

Desa saya, atau Desa dimana saya tinggal, Desa Lenggang-Puri masih sangat kuat menanamkan budaya gotong royong/volunteer di tengah-tengah kehidupan bermasyarakatnya. Setiap kali ada rumah, atau keluarga yang sedang memiliki hajatan, orang-orang akan berbondong-bondong datang untuk membantu melancarkan acara tersebut. Kegiatan yang dimaksud dapat berupa membantu masak, membantu membereskan tempat acara dan masih banyak lagi. Orang-orang bahkan dari ujung desa akan gotong rotong membantu, mengorbankan waktunya yang berharga untuk meringankan pekerjaan tetangga, sahabat dan keluarga mereka yang sedang memiliki hajatan. Budaya ini masih terjalin dengan sangat kuat hingga saat ini, dan saya harap dapat terus terjalin sampai kapanpun. Kegiatan seperti ini memberikan symbol kebersamaan, kekeluargaan dan penghargaan bagi sesama warga desa. Ikut serta dalam kegiatan inipun sangat menguntungkan dan sangat membantu mengenal satu warga desa dan warga desa yang lainnya.

 

photogrid_15394741873183834507844783450228.jpg

Ikut Terlibat dalam Kegiatan yang Memberi Makna dan Arti bagi Pribadi dan orang lain

 

Belajar untuk mengatur stress dengan cara yang efektif

Stress adalah bagian hidup paling normal. Normal karena terjadi pasti dalam kehidupan sehari-hari dan setiap orang, masing-masing orang siapapun dia pasti tidak akan bisa luput darinya. Yang membedakan kita satu dengan yang lainnya adalah respon kita terhadap stress ini, ada yang sangat bersemangat dan ada juga yang memberikan respon sebaliknya, merusak dan tidak menguntungkan. Karena respon yang berbeda inilah, maka kesehatan mental itu menjadi sangat penting untuk dipelajari dan dipahami, tidak hanya oleh mereka yang bertugas khusus untuk membantu dalam hal kesehatan jiwa misalkan oleh petugas kesehatan khusus. Tapi, kita semua, ya kita semua memiliki peranan dan tanggung jawab yang sama untuk menjaga kesehatan jiwa kita masing-masing.

Karena stress ini terjadi secara terus menerus, maka efek dan dampaknya yang harus pintar-pintar kita kelola. Mengatur cara menghadapi stress dengan efektif adalah hal penting yang harus kita pelajari dan harus kita kuasai. Langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan mengembil waktu rehat sejenak, barang lima menit untuk memusatkan perhatian hanya pada nafas kita. Berkonsentrasi untuk merasakan pergerakan udara dari hidung, saluran nafas sampai pada paru-paru kita. Mengimajinasikan bagaimana udara ini akhirnya bertukar didalam paru-paru, dan memberikan kita hidup. Banyak orang yang terbantu dengan metode sederhana seperti ini. Kalau berminat, silahkan coba, pasti akan sangat bermanfaat. Jangan lupa, kalau sudah mencoba, dan berhasil, sebarkan dan ajarkan pula pada saudara-saudari, sahabat dan keluarga kita yang membutuhkan.

 

photogrid_15394034531901396235361570473769.jpg

Sempatkan diri untuk berlibur, menikmati hari dan nikmati hari bebas Stress

 

Cari cara untuk dapat berhadapan dengan perubahan

Kita pasti akan memberikan respon yang berbeda-beda terkait dengan perubahan yang kita alami. Ada yang dengan sangat antusias dan percaya diri berhadapan dengan perubahan dan ada juga yang sangat tidak percaya diri dan bahkan ketakutan ketika berhadapan dengan perubahan. Banyak cerita misteri, horror bahkan thriller yang mengangkat kisah dari ketidaksiapan seseorang akan perubahan yang terjadi padanya dan lingkungan miliknya.

Perubahan juga sangat identic dengan stress, stress dalam hidup membawa kita pada perubahan, itu adalah hukum yang pasti. Jarang rasanya kita mendengar ada yang mengatakan bahwa Ia tetap dalam keadaan yang stagnant atau tetap ketika Ia berhadapan dengan stress atau tekanan hidup, pastilah ada sedikit perubahan yang terjadi, entah itu adalah perubahan perasaan atau perubahan pemikiran. Perubahan yang terjadi akibat stress inilah yang kadang memberikan rasa chill tersendiri bagi beberapa orang. Untuk menghadapinya, kita mungkin bisa mencoba untuk mengakali ‘angka’ atau jumlah dengan mengundang orang lain untuk menghadapi perubahan ini secara bersama-sama, kita tidak harus menghadapi masalah ini seorang diri begitu.

Seperti halnya lidi, bersatu akan sangat berguna untuk membersihkan atau menyapu sesuatu sedangkan bila seorang diri, mungkin tidak bisa menjalankan fungsinya untuk membersihkan sampah di halaman. Demikian juga dengan masalah atau perubahan yang kita alami, kita tidak wajib untuk merasakan perubahan yang kita alami secara seorang diri, kita membutuhkan orang lain untuk dapat menjalani perubahan yang kita alami. Sebagai contoh, ketika baru saja putus hubungan dengan seseorang, lalu kita mencari waktu sendiri, untuk mendapatkan waktu sendiri, kita membutuhkan kerja sama dari orang lain untuk bisa merelakan kita berada dalam keadaan sendiri, tanpa gangguan, tanpa interupsi.

Hadapi perasaanmu

Manusia itu menjadi sangat unik dan juga menarik karena perasaan yang Ia miliki. Variasi perasaan yang dimiliki oleh masing-masing individu ini memberikan warna tersendiri yang menjadikan Ia khas dan outstanding dibandingkan dengan orang-orang lainnya. Perasaan yang berbeda-beda ini muncul sebagai buah dari respon kita yang juga berbeda-beda satu dengan yang lainnya dalam upaya kita untuk berhadapan dengan stress dan masalah hidup.

Masing-masing orang diharapkan dapat memahami dirinya sendiri, memahami mengapa mereka bisa merasa marah, sedih atau bahkan jatuh cinta. Selanjutnya, memahami kebiasaan diri, seperti bagaimana bisa mengatasi masalah seperti ini. Masing-masing orang memiliki kebiasaannya masing-masing dan petugas kesehatan biasanya akan menyesuikan dengan kebiasaan-kebiasaan seperti ini.

Jangan pernah merasa malu ketika kita menyadari bahwa kita sebenarnya adalah orang yang sensitive atau perasa. Kadang, ada orang yang menganggap ini sebagai beban, tapi kita harus memahami dengan benar bahwa kita masing-masing memang di design untuk menjadi orang yang unik dan menarik dengan cara-cara kita masing-masing. Jadi, jangan pernah merasa rendah diri atau malu dengan hal seperti ini, sebaliknya, bersyukur dan bergembiralah. Menjadi sensitive mungkin saja adalah kekuatan, kekuatan untuk bisa membantu dan berkonstribusi kepada orang lain dan dunia dengan cara yang berbeda.

Miliki hubungan atau koneksi spiritualitas yang personal, milikmu sendiri

Belajarlah untuk berada dalam keadaan yang damai dengan dirimu sendiri. Temukan damai untuk dirimu sendiri. Temukan hal yang membuatmu sangat bersemangat dan berbahagia ketika melakukannya. Belajar pulalah untuk menerima apa yang tidak bisa kau ubah dan berdamai dengan konflik dalam diri. Temukan seni untuk menari dikala hujan dan berbahagia ketika badai melanda.

Saya mengenal seseorang yang secara aktif-online menuliskan dan bahkan menyebarkan hal-hal yang bersifat kritikan tanpa solusi, kemarahan yang tidak tertata dan tidak jelas kemana Ia ingin menujukkannya, dan juga kebencian dan iri dengki yang menyakitkan hati. Saya kerap bertanya didalam hati, “Apakah Ia tidak berada dalam damai ?, apakah hatinya se-sakit itu?”. Karena sejak dahulu saya memperhatikan, Ia membagikan banyak energi negative ketimbang energi positif. Prihatin melihat orang seperti ini. Prihatin terutama karena kadang, Ia juga banyak menebarkan mengenai pengajaran religious yang sangat dekat sifatnya dengan prinsip ke-Tuhanan.

Untuk membangun koneksi yang bersifat spiritual, syarat pertama yang diajukan kepada kita adalah mengenal diri kita sendiri. Mengenal diri ini tentu saja bukan sebuah tujuan, tapi adalah proses yang sebaiknya kita nikmati naik turunnya. Mengenal diri sendiri membutuhkan kesadaran akan diri, kesadaran akan diri ini ditemukan dengan secara teratur dan disiplin memberikan waktu untuk diam dan menyadari berbagai reaksi yang diberikan oleh diri ini sendiri. Meditasi adalah Bahasa keren untuk menjelaskan mengenai peristiwa ini.

Meditasi ini mungkin adalah praktik paling sederhana dan murah untuk mendekatkan diri pada diri sendiri dan banyak kali juga melibatkan kekuatan ‘Dia’ yang lebih besar dari diri kita sendiri. Praktikkan meditasi ini setiap hari dan rasakan perubahannya.

Demikianlah, beberapa hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam membangun jiwa muda/young people yang sehat secara psikologis, emosional dan juga spiritual. Masih banyak tentunya cara-cara untuk membangun pribadi yang sehat jiwa, ini hanya sebagian kecil contoh langkah yang bisa saya bagikan.

Feel free untuk memberikan komentar dan mungkin berbaik hati menceritakan mengenai kehidupan teman-teman sebagai seorang ‘young people’ yang berjuang untuk mencapai cita-cita, membangun kehidupan dan juga sekaligus mempertahankan kewarasan diri, kesehatan mental dan emosional.

Salam.

 

Catatan dibalik layar:

Tulisan ini sudah lama saya siapkan, tapi saya baru memiliki kesempatan untuk mempublikasikannya sekarang. Banyak sekali revisi kata dan kalimat yang harus saya lakukan, karena rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis dalam jumlah kata yang banyak. Saya juga mengalami banyak kesulitan untuk mengorganisir ide-ide didalam pikiran saya, ah banyak sekali rasanya tantangan untuk menyusun tulisan sederhana ini.

Saya harap, tulisan sederhana ini bisa membantu siapapun yang membacanya, dan terutama menginspirasi mereka yang bekerja keras untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali.

Tulisan ini adalah juga refleksi yang terinspirasi dari Buku Bellanir, Karam (2010). Mental Health Information for Teens: Health Tips about Mental Wellness and Mental Illness. Detroid: Omnigraphics

 

Iklan
10 buah komentar Post a comment
  1. Kereeenn Kak…terima kasih ya.
    .🙏🙏🙏

    Ayu coba untuk postingan selanjutnya 💪

    Sippp…pasti Kak, Ayu akan memberi komentar 👍

    Suka

    19 Okt 2018
  2. sip deh kalau gitu. sebaliknya saya juga minta saran dan kritik dari Ayu jika ada tulisan saya yang tidak baik.

    oia, nyambung dari komentar sebelumnya, bagaimana cara menyederhanakan kalimat agar bisa dan mudah dipahami saat dibaca?

    Saran dari saya sih cukup sederhana. Pertama, sebelum Ayu posting, save dulu di draft lalu bacakan dengan nyaring. Dengarkan suara Ayu saat membacanya. Nanti Ayu akan tahu, mana tulisan yang kata-katanya akademis dan rumit dan mana yang sederhana dan mudah dicerna.

    Tips kedua, coba lakukkan nanti saat mau posting tulisan selanjutnya

    Disukai oleh 1 orang

    19 Okt 2018
  3. Wah…jangan bgitu Kak., Ayu menikmati tulisan-tulisan kakak. Ayu bisa lihat usaha dan kerja keras penulis untuk menghasilkan suatu karya. Ayu benar2 banyak belajar dari teman-teman semua, termasuk kakak juga.

    Nah, kritis itu sangat perlu, Kak. Lanjutkan, kak. Kalau niatnya baik, pasti bisa kesampaian kok Kak ya..

    Suka

    19 Okt 2018
  4. duh jadi malu saya dibilang gitu.

    saya juga masih belajar menulis, Ayu. Saling support dan mengingatkan saja ya.

    Sebenarnya saya orangnya agak kritis, jika nanti saya komen di psot Ayu agak rewel, mohon maaf. Kadang tidak diniatkan tapi suka ketulis. Soalnya ada beberapa orang yang nerima dengan kritikan ada juga yang tidak suka

    Disukai oleh 1 orang

    19 Okt 2018
  5. Terima kasih banyak, kak 🙏

    Waduh kak, kalau sampai 3 kali, bisa diartikan bahwa bahasa tulisan ayu masih belum sederhana ya..

    Ayu sedang bekerja keras belajar untuk menyederhanakan tulisan yang aku hasilkan nih…ada saran kak ?

    Suka

    19 Okt 2018
  6. Terima kasih banyak juga Kak,
    Ayu senang ketika ada orang yang peduli dengan memberikan komentar dan kritik. Sekali lagi terima kasih ya..🙏🙏.

    Blog kakak juga kaya akan tulisan-tulisan bagus, berkualitas, dan sangat menginspirasi. Keep writing, kak 💪

    Suka

    19 Okt 2018
  7. Tulisan yang luar biasa. Saya sering membaca tulisan mbak ayu 3x.. agar paham sepahammya.

    Disukai oleh 1 orang

    19 Okt 2018
  8. Thanks untuk penjelasannya. Saya jadi tercerahkan.

    Semangat, Ayu. Blognya penuh dengan tulisan yang bagus.

    Disukai oleh 1 orang

    19 Okt 2018
  9. Self esteem secara sederhana didefinisikan sebagai seperangkat penilaian individu dan emosional mengenai dirinya sendiri, termasuk didalamnya mengenai gambaran diri, ideal diri, harga harga diri.

    Terima kasih banyak sudah mampir dan memberi komentar, Kak 🙏

    Terima kasih juga untuk koreksinya, Kak. Ayu koreksi ya…

    Suka

    19 Okt 2018
  10. Apa itu Self-esteem, Mbak Ayu? Secara harfiah atau terminologo belum dijelaskan di sini.

    Tentang tulisan ini, secara keseluruhan saya menyukainya. Wow, ada banyak hal baru yang saya pelajari. Salah satunya yang di atas itu.

    Tulisan yang lama tersimpan dan menjadi draft memang baiknya dipost saat sedang ada waktunya. Saya juga kadang menyimpan beberapa draft tulisan untuk di post di kemudian hari.

    Ada sedikit koreksi utk post ini. Silakan terima koreksiannya atau abaikan.

    Seperti kata dimana harusnya dipisah jadi DI MANA. Dan hal lainnya. Lebih ke preposisi yang kurang digunakan dengan baik.

    Salam

    Disukai oleh 1 orang

    19 Okt 2018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: