Webtoon “Distant Sky”: Belajar seni bertahan hidup dari situasi yang super sulit

9 komentar

Dalam beberapa waktu ini, untuk mengisi waktu luang ketika ‘menunggu’ (Sesuatu yang sangat penting dalam proyek saya kali ini), saya menyempatkan diri untuk membaca webtoon. Kali ini adalah webtoon yang berjudul Distant Sky. Webtoon ini milik Inwan Youn dan Sunhee Kim, dari nama pemiliknya, kita bisa menebak bahwa kedua pemilik ini bukan orang Indonesia (Jelas lah!).

Selain Webtoon Distant Sky, duo penulis ini pun pernah menulis Webtoon yang ber-genre drama, sangat manis dengan judul Westwood Vibrato. Webtoon Westwood Vibrato sangat berbeda jauh dengan Distant Sky. Kalau Distant Sky sangat kental dengan gambar-gambar yang gelap, Westwood Vibrato tampil dengan gambar-gambar yang sangat cerah dan seperti yang saya katakan sebelumnya, berkesan ‘manis’.

Sebelumnya, saya memang pernah membaca beberapa Webtoon dengan tema thriller, seperti Bastard, Friday: Forbidden Tales, Chiller dan masih banyak lagi yang lain. Tapi, Distant Sky ini benar-benar berbeda. Ketika menemukan webtoon ini di section cerita yang complete, saya langsung saja memilih dan melahapnya sampai habis. Setidaknya saya tidak diburu oleh rasa penasaran setengah mati karena menanti kelanjutan cerita.

Hampir sama seperti cerita thriller lainnya di webtoon, nuansa gelap mewarnai jalan cerita dari awal sampai akhir. Pembaca bahkan harus menahan nafas ketika scrolling down layar dan menemukan gambar mengenai kehancuran, hanya kehancuran dimana-mana.

Distant Sky bercerita tentang keadaan bumi yang sudah sangat rusak berat. Bumi, terutama di wilayah Korea, yang menjadi setting cerita, sedang dilanda keadaan yang sangat mengenaskan. Bangunan-bangunan hancur, terjadi perpindahan dan pergerakan tekstur permukaan bumi, dan yang lebih parah lagi, kebocoran radioaktif menyerang dan bahkan menghancurkan kehidupan manusia. Pokoknya, dunia sedang diliputi chaos yang benar-benar chaos.

Dalam keadaan chaos ini, bumi masih berusaha untuk menemukan harapannya melalui manusia. Terdapat sebuah percobaan ilmiah yang dilakukan oleh sekelompok ilmuan, yang berusaha untuk menemukan solusi ‘bertahan hidup’ dari bencana alam semesta ini. Pemecahan masalah ini adalah dengan menciptakan serum atau obat yang mampu merubah manusia biasa menjadi manusia super yang mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat ekstrem.

Banyak cerita-cerita fiksi di luar sana yang nyaris serupa, ketika membacanya, saya bahkan teringat dengan serial Resident evil, sama manusia super yang dilahirkan di Laboratorium. Tapi, distant sky memang berbeda. Manusia super yang diciptakan oleh sesama manusia ini harus melewati masa trial yang sangat berat dan mereka tidak dikisahkan sedang dalam proses cloning.

 

eb93bbeb80af_eba38ceabca5_e29587eabcb1_eb9384eb84b0_ipa
Kedua remaja yang menjadi tokoh utama Webtoon Distant Sky, Haneul Kang dan Shin Heyool.

 

Ada dua orang, remaja pria dan wanita yang secara acak dan tidak secara sengaja dipilih sebagai specimen untuk dilakukan percobaan pada tubuhnya. Kedua remaja ini saling membantu, saling menjaga meskipun sulit. Sulit karena dalam cerita ini, keduanya mengalami masalah kehilangan ingatan hampir setiap waktu. Akibat dari kehilangan ingatan ini, keduanya harus berjuang untuk menemukan apa yang hilang dari mereka. Sangat menarik.

Kalau teman-teman ingin mengenal cepat mengenai cerita dari Webtoon ini, Silahkan kunjungi tulisan milik Aero yang berjudul Distant Sky. Menurut pendapat saya, Ia mampu memberikan gambaran cerita dan karakter yang cukup lengkap.

Alur cerita dalam webtoon ini, maju-mundur. Kalau tidak sabar, pembaca mungkin bisa sangat kesal dengan gambar-gambar yang secara acak ditampilkan kembali oleh penulis. Tapi, maksud dari alur ini adalah kejelasan cerita. Sangat, sangat menarik. Saya beri jempol untuk jalan cerita yang sangat menarik ini.

Baiklah, seperti tulisan-tulisan saya sebelumnya mengenai film, buku dan anime. Saya pun akan membagikan beberapa oleh-oleh yang berhasil saya kumpulkan selepas membaca webtoon ini.

Silahkan untuk mampir dan membaca beberapa tulisan berikut:

  1. Anime Bleach: Tiga Pelajaran Penting yang Bisa Kita Ambil dari Anime Bleach
  2. Venom: Sosok Monster yang menjadi Superhero dan Pelajaran biak dibalik Symbiote yang sangat mematikan.

Bear with me a moment, teman-teman.

Hidup itu sangatlah sulit, setiap hari adalah pertarungan. Sangat mudah untuk menjadi pengecut dan berakhir dengan keputusan mengakhiri hidup, tapi bagi mereka yang berjuang keras untuk tetap hidup, mereka adalah luar biasa.

Jujur, saya sedikit bagaimana begitu ketika merenungkan dan menulis mengenai kalimat di atas. Hidup memang sangatlah sulit, ini adalah kenyataan, fakta umum. Saya pun tidak ingin kalimat di atas membuat saya dipandang sebagai orang yang sangat pesimis ketika berbicara mengenai ‘kematian’. Tapi, ijinkan saya sedikit membela diri, ini semua adalah pelajaran yang saya dapat dari webtoon yang berjudul Distant Sky.

Webtoon Distant Sky menampilkan adegan ketika manusia menjadi sangat putus asa, ketika semula memiliki harapan, tiba-tiba berubah menjadi sangat tidak memiliki harapan dan memutuskan untuk mengakhiri pertarungan. Trust me, I can relate in many ways. Tapi, kembali lagi, webtoon ini juga sangat menyebalkan karena cerita yang disajikan adalah mengenai mereka yang berjuang bertahan hidup dengan sangat menyedihkan. Saya tidak segan-segan mengeluarkan kata ‘ironis’. Bagi mereka yang memilih untuk bertahan dalam trial yang sangat menyeramkan dalam webtoon ini, seumpama menjalani hidup dengan memakan buah simalakama. Sebagai tambahan, bahkan memilih untuk mengakhiri pertarungan bukanlah pilihan.

Webtoon ini mengajarkan saya pribadi untuk menciptakan sendiri harapan ketika dalam situasi dan kondisi yang sangat buruk. Ketika gaung ‘sudah tidak ada harapan’ terus dibunyikan di mana-mana, kedua remaja ini tetap bertahan dengan kepercayaan bahwa keduanya akan mampu melewati trial yang mereka hadapi. Percaya bahwa ada sesuatu yang disebut harapan, meskipun keduanya tidak begitu yakin, masa depan itu akan seperti apa.

Jangan khawatir ketika berhadapan dengan situasi yang sangat sulit, manusia itu adalah makhluk yang luar biasa. Ketika tidak ada yang bisa Ia lakukan selain menjadi kuat, maka Ia akan melakukan apapun untuk tetap bertahan dan melalui cobaan apapun yang Ia lewati.

Kedua remaja dalam webtoon Distant Sky memang bisa dikatakan beruntung dari manusia-manusia yang lain. Mereka secara beruntung mendapatkan kemampuan yang luar biasa, yang memampukan mereka untuk bisa bertahan hidup dari lingkungan yang sangat buruk di sekitar mereka. Tapi, anugerah kekuatan yang mereka dapatkan, sebanding dengan trial yang harus mereka hadapi. Sebanding.

Saya melihat betapa sangat putus asanya kedua remaja ini dalam webtoon ini. Cobaan datang silih berganti tiada henti. Nampak jelas sekali kalau kesialan meraja atas keduanya. Tapi, satu hal yang sangat saya apresiasi, keduanya tidak pernah berhenti berjuang. Seberapa beratnya cobaan yang harus mereka hadapi, mereka tidak pernah menyerah di jalan. Mereka akan berjuang entah sampai kapan.

Baca juga: Tidak Pernah Berhenti

Kedua remaja ini benar-benar menunjukkan bahwa, tidak ada yang sia-sia dalam hidup. Kegagalan, keberhasilan semuanya akan berakhir pada ‘pelajaran’ hidup bagi manusia. Pelajaran ini akan beraksi sebagai bekal untuk menghadapi masalah-masalah lain kedepan. Bahkan, masalah yang ada pada saat ini plus solusi memecahkan masalah ini adalah bekal yang sangat berguna untuk membantu memecahkan masalah lain di masa yang akan datang.

Kau tidak perlu menanggungnya seorang diri, berbagilah beban dengan orang lain. Temukan orang yang bisa kau percayai, dan berbagilah dengan mereka. Kedua remaja dalam webtoon ini menyadarkan saya mengenai pentingnya berbagi beban dengan orang lain. Ya, dalam keadaan yang sangat chaos, ketika tidak seorang pun yang bisa kita percayai, kita pun harus memberanikan diri untuk mempercayai orang lain, memberikan kepercayaan kita kepada orang lain dan berharap agar atas landasan kepercayaan itu, kita bisa saling membantu untuk menemukan hal baik untuk keselamatan bersama.

Kedua remaja ini menunjukkan juga kepada saya bahwa ketika ada masalah, jangan di simpan seorang diri. Beranikan diri untuk meminta pertolongan dan belajar untuk menerima pertolongan dari orang lain. Mengenai meminta tolong ini, banyak orang yang memiliki tipe kepribadian sangat independent akan menemukan kesulitan untuk mempraktikkan keterampilan ini. But, try it!. Tidak ada salahnya untuk meminta bantuan ketika kita memang tidak sanggup menanggung beban yang ada di pundak kita. Berbagi itu sangat baik. Cobalah.

 

d3e42be6f6d9c339f165fd5ecb541b70
Haneul Kang dan Shin Heyool.

 

Dunia mungkin menghalangi jalanmu, memberikanmu trial yang sangat keterlaluan, tapi apapun itu, pastikan bahwa dunia juga tidak membuatmu takut untuk menentukan semangatmu untuk hidup, mendapatkan kedamaian dan mencapai apa yang kau inginkan. Kuncinya adalah dalam pikiranmu.

Kedua remaja dalam webtoon ini, mengalami efek samping dari obat yang disuntikkan kedalam tubuh mereka. Mereka mengalami keadaan hilang ingatan sementara yang juga berdampak pada banyaknya konflik internal dalam diri mereka sendiri. Selain konflik dengan diri mereka sendiri, mereka juga harus berhadapan dengan cobaan dunia yang luar biasa. Tapi, satu hal yang sangat saya kagumi, mereka tetap mampu menjaga ketenangan pikiran mereka dan itu adalah kunci untuk mencapai kemenangan.

Baca juga: Pikiran itu seperti Air.

Baiklah teman-teman sekalian, saya rasa cukup ini saja dulu pelajaran yang bisa saya paparkan dalam postingan saya kali ini. Setidaknya, saya berhasil mengumpulkan empat pelajaran penting yang menjadi bahan permenungan saya untuk kedepan.

Ada begitu banyak pelajaran lainnya dari webtoon ini yang pasti akan sangat berguna bagi kita sekalian. Saya mendorong teman-teman untuk merenungkannya sendiri-sendiri. Kalau sempat, silahkan untuk berbagi dengan kita sekalian di kolom komentar.

Semoga harimu menyenangkan kawan, salam dari saya.

Sedikit catatan:

Sebagai tambahan, sambil menuliskan postingan sederhana ini, saya menarik inspirasi dari lagu milik Taylor Swift yang berjudul Daylight. Akhir-akhir ini saya memang senang mendengarkan musik. Musik membantu saya untuk menahan kantuk dan tetap bersemangat untuk mengerjakan pekerjaan saya. Maklum, saat ini saya sudah memutuskan untuk berhenti mengonsumsi kopi.

Baca : Memerdekakan Pikiran, Sebuah Pengantar.

Oh ya, saya juga saat ini menikmati aktivitas membuang potongan-potongan pikiran saya ke blog Words and Thought of Mine. Kalau sempat mampir, silahkan mampir dan memberi catatan komentar di sana. Saya memutuskan untuk membuat satu blog khusus untuk menyimpan tulisan-tulisan singkat dan receh saya di sana.

Iklan

9 comments on “Webtoon “Distant Sky”: Belajar seni bertahan hidup dari situasi yang super sulit”

  1. Hi, Kak.

    Terima kasih sudah mampir dan memberikan komentar dan pertanyaan.

    Pertanyaan Kakak ini sangat filosofis, Apakah saya boleh menjawabnya dengan jawaban filosofis juga ? hehehehehe (Meskipun saya bukan anak filsafat sih hehehe).

    Untuk pertanyaan seperti ini, akan banyak jawaban atas persepsi yang berbeda-beda. Jawaban saya akan berbeda dengan jawaban Kakak, dan jawaban Kakak akan berbeda dengan jawaban orang lain yang mencari jawaban atas pertanyaan ini.

    Okay, lanjut. Saya persepsikan bahwa pertanyaan Kakak adalah mengenai ‘hidup’, dengan variasi pertanyaan seperti ‘apa’, ‘bagaimana’, dan ‘kenapa’. Untuk menjawabnya, saya mengundang Kakak untuk sedikit beraksi.
    Siapkan diri, cari posisi yang nyaman, lalu pejamkan mata sejenak. Konsentrasikan pikiran pada setiap hembusan nafas yang Kakak lakukan. Jika Kakak memutuskan untuk menahan nafas sebentar-sebentar, lakukan saja. Tapi, tetap fokuskan pikiran hanya pada hembusan nafas tadi. Lalu, berikan pikiran Kakak pertanyaan yang Kakak lontarkan di sini.

    Semoga Kakak menemukan jawaban yang Kakak cari.

    Salam.

    Suka

  2. Udah kak. Makasih. Hidup itu adalah mengenai ketepatan antara waktu dan Ruang. Bagaimana menjalani hidup yakni dengan melakukan sesuatu pada waktu yang tepat dan tempat yang tepat (Keberuntungan adalah bertemu kesempatan dengan kesiapan). Kenapa kita hidup adalah untuk selalu berbuat sesuai hal yang tepat dilihat dari tempat dan waktunya berdasarkan persepsi Tuhan yang dalam kitab suci dan berdasarkan persepsi manusia dalam norma. Kalau jawaban pribadi kakak, apa?

    Disukai oleh 2 orang

  3. Wah, jawaban yang sangat luar biasa, Kak.

    Kalau saya boleh memberikan dan membagikan jawaban saya, maka ini adalah jawaban saya.

    Ketika saya menutup mata, saya melihat kegelapan. Lalu, arus pikiran saya mengalir seperti air, saya mencoba memblok aliran air ini, tapi saya tahu akan sia-sia. Jadi yang saya lakukan adalah mengkonsentrasikan pikiran saya hanya pada setiap hembusan nafas yang secara otomatis saya lakukan. Saya menyadari bahwa bernafas adalah kegiatan yang bisa saya kontrol kecepatan, dan kekuatannya. Tapi, saya juga menyadari bahwa ada banyak hal yang tidak bisa saya kontrol. Ketika saya beralih dari nafas ke detak jantung, saya semakin menyadari bahwa kontrol saya ternyata terbatas, saya tidak bisa menghentikan detak jantung saya dengan sembarang. Meskipun saya bisa membuat detak jantung saya berjalan lebih cepat atau malah melambat.
    Lalu, saya membuka mata. Saya melihat terang. Ketika saya lihat kesekeliling, mulai lagi, saya menyadari banyak hal, terus dan terus, dan tidak putus.

    Itulah hidup.

    Semoga jawaban saya ini bisa memuaskan keingintahuan Kakak.

    Saya sadar bahwa jawaban saya sangat berbeda dengan jawaban yang kakak berikan untuk pertanyaan yang sama. Tapi, kembali, setiap orang memiliki persepsinya sendiri-sendiri.

    Salam.

    Suka

  4. Semoga kita semakin giat untuk belajar dan lebih banyak menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kita, serta bersemangat untuk mempertanyakan hal-hal lainnya.

    Salam sukses untuk kita !

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s