Harapan: Sebuah Catatan Sederhana untuk Rekan Perawat yang Sedang Berjuang


“…for there is always light, if you we’re brave enough to see it. If only we are brave enough to be it!(…selalu ada cahaya, jika kita memiliki cukup keberanian untuk melihatnya. Jika kita memiliki cukup keberanian untuk menjadi cahaya tersebut!) (Amanda Gorman)

Dalam situasi zaman yang tiada menentu ini, kekhawatiran dan keputusasaan merajelela di mana-mana. Perawat, memiliki panggilan yang mulia untuk menjadi terang, menjadi harapan pada masa-masa penuh ketidakpastian ini.

Ketika bencana dan cobaan datang silih berganti, pada Tuhan-lah selayaknya dan setinggi-tingginya kita harus menggantungkan harapan. Tapi, harapan itu bukan hanya sekedar kata, atau produk pikiran yang bersifat abstrak atau semu. Harapan ini adalah tindakan, harapan ini adalah aksi yang nyata, dan harapan ini tulus.

Perawat dipanggil untuk menjadi harapan ini, yang membantu “meringankan beban mereka yang terluka dan menderita”. Perawat dipanggil untuk menjadi harapan sampai pada sudut-sudut hati mereka yang tidak berdaya, dipinggirkan dan putus asa. Untuk berbagai alasan ini mengapa harapan (English: HOPE) menjadi sangat penting.

HOPE (Heedful and helpful, Optimistic and outstanding, Proactive and Patience, Evangelization and Excellent)

Heedful, mengandung arti “paying careful attention to someone or something” (memberikan perhatian secara cermat terhadap seseorang atau sesuatu). Bahasa lain yang memiliki cukup dekat arti dengan heedful adalah empati dan/atau caring. Heedful selanjutkan diikuti oleh helpful (ringan tangan, mudah membantu).

Perawat ditanamkan sikap peduli, sikap caring sejak awal masa-masa pendidikannya. Peduli terhadap penderitaan dan luka orang lain. Peduli terhadap rasa sakit dan juga keputusasaan. Perawat, dipanggil untuk melangkah keluar dari dirinya, lalu menyentuh hidup orang lain, untuk mengulurkan tangan pada mereka yang susah dan menderita, menolong mereka yang membutuhkan.

Optimistic and outstanding. Dalam keadaan apapun, perawat diharapkan dapat memiliki sikap dan sifat yang optimis. Optimis artinya secara aktif dan kreatif mengusahakan cara untuk memecahkan masalah; untuk keluar dari kungkungan masalah yang tiada henti, sambil tetap berharap yang terbaik untuk masa-masa yang akan datang.

Meskipun badai masalah datang silih berganti. Perawat diharapkan untuk dapat dan serta merta mengusahakan jalan yang terbaik untuk memecahkan masalah. Tetap optimis dan tidak menyerah dengan keadaan. Percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi, adalah cara Tuhan untuk menguatkan diri, agar lebih layak dan pantas untuk menghadap Dia secara pribadi.

Outstanding memiliki arti, tegak berdiri dalam situasi apapun, dan menjadi pemimpin yang menginspirasi di kala keadaan sulit melanda. Kesulitan ini tidak dilihat sebagai sesuatu yang menyusahkan, tapi sebaliknya, dilihat sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri. Kesulitan itu adalah kesempatan untuk mengumpulkan lebih banyak amal baik di dunia.

Outstanding mengandung arti berdiri sebagai pemimpin untuk mengusahakan kebaikan, kelegaan dan kenyamanan untuk orang-orang yang menderita. Outstanding bukan berarti berdiri seorang diri, tapi bersama-sama demi kebaikan bersama dan untuk semua orang; menarik banyak orang untuk ikut ambil bagian dalam karya pelayanan. Outstanding juga berarti teguh berdiri menghadapi badai, bukan lari dan membalikkan badan, atau hanya menyelamatkan diri sendiri.

Proactive and patience. Proactive dalam artian bertindak tanpa menunggu diperintah atau disuruh. Ketika ada masalah, atau tantangan dalam pekerjaan atau pelayanan, secara aktif perawat mengupayakan pemecahan masalah tanpa perlu menunggu komando. Perawat secara otomatis bergerak untuk menggerakkan orang-orang yang berkepentingan untuk bekerja, dan untuk memecahkan masalah yang ada di hadapan sana.

Patience, bukan hanya berarti “sabar”. Tapi adalah “continue doing something despite difficulties (tetap melakukan sesuatu, meskipun menemukan atau berharapan dengan segala kesulitan)”. Patience bukan berarti menyerah. Patience berarti terus mengupayakan sesuatu yang terbaik, meskipun kadang keadaan adalah ‘tidak mungkin’. Patience artinya pasrah, tapi tidak pernah menyerah dengan keadaan.

Evangelization dan excellent. Evangelization berarti “bringing the good news to the others, especially people to who oppressed”. Evangelization berarti membawa kabar baik, menjadi pembawa kabar baik. Kabar baik itu adalah harapan. Bahwa dalam keadaan yang sangat tidak mungkin, selalu ada harapan, dan untuk harapan yang mesti sedikit itu, kita tetap berjuang yang terbaik. Bukan hanya untuk kita saja, tapi untuk pasien-pasien yang kita rawat.

Excellent atau yang terbaik. Perawat, diharapkan untuk memberikan yang ‘terbaik’ dari setiap usaha dan kerja yang ia lakukan. Perawat mengupayakan dan mengusahakan yang terbaik untuk pasien-pasiennya, untuk keluarga pasiennya. Perawat bertanggung jawab sampai akhir, sampai tuntas. Menemani sampai akhir, sampai tuntas dan habis.

Sekali lagi, harapan itu bukan hanya sekedar kata atau ucapan, tapi ada aksi, adalah tindakan, adalah perbuataan. Harapan itu lahir dan muncul bukan dari angan saja, tapi dari tindakan dan aksi perawat ketika ia bertemu dan berhadapan muka dengan pasien. Ketika ia merawat pasien dalam ruang isolasi, sendiri. Ketika perawat menyeka keringat pasien, atau mengganti bed cover pasien. Itu adalah wujud harapan yang nyata dan tulus.

Maria Frani Ayu Andari Dias

Banjarmasin, 22 Februari 2021

Catatan:

Tulisan ini saya buat pada tanggal 22 Februari 2021.

Banyak hal yang terjadi pada saat itu, dan ketika saya membaca kembali tulisan ini, saya kembali dikuatkan dalam perjalanan panjang ini.

Saya bersyukur atas hari-hari berat yang sudah berhasil saya lalui. Meskipun memang, tubuh dan jiwa yang terluka banyak sekali. Hari ini saya memutuskan untuk beristirahat, dan menggali beberapa tulisan yang sudah lampau. Tulisan ini yang saya temukan. Alam semesta mungkin ingin mengirimkan pesan bahwa, “Ini memang adalah jalan saya, dan saya harus menyelesaikannya. ”

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan as always salam hangat dari saya.

5 pemikiran pada “Harapan: Sebuah Catatan Sederhana untuk Rekan Perawat yang Sedang Berjuang

  1. Ia, ini tentang saya dan rekan-rekan yang sedang menarik dan memaksakan diri mereka melalui masa-masa pencobaan seperti saat ini

    Terima kasih, Mas. Salam hormat juga untuk mereka yang berjuang untuk mengusahakan agar pandemi ini cepat berlalu.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s