Now, We are Breaking up


Judul Drama: Now, We are Breaking up 

Pemain: Song Hye-kyo, Jang Ki-yong, Oh Se-hun, Kim Joo-hun, Choi Hee-seo

Jumlah Episode: 16 Episode

Tempat Penayangan: Viu.com

Now, We Are Breaking Up

Drama yang berasal dari negeri Korea Selatan ini, menjadi drama yang sangat dinantikan-nantikan sebelum officially tayang waktu itu. Salah satu alasannya adalah karena visual pemainnya yang sangat menarik. Belum lagi, ini adalah drama yang dimainkan oleh Song Hye-kyo setelah cukup lama vakum dari dunia perfilman Korea.

Sempat saya mendengar bahwa perbedaan usia pemain utama dalam drama ini menjadi issue yang sedikit diperdebatkan, tapi ketika drama ini tayang, dan penonton menikmati setiap adegennya, tidak banyak protes yang dilayangkan. Saya sendiri, sangat memuji kemampuan acting dari pemain-pemain, yang saya nilai sungguh profesional. 

Issue tidak nyaman hanya terjadi pada penayangan episode-episode awal, yang dinilai sebagai strategi baru untuk menggaet penonton, dan dinilai kurang tepat. Ditambah lagi, kurang layak, dan sedikit nakal. But after all, jalan cerita dan sebagainya, good! 

Tema film ini adalah tentang fashion industry dan fotografi. Tema menarik, yang nampaknya cukup “mahal” untuk dibuatkan film. Banyak pemain asing yang ikut dilibatkan dalam film ini (diluar orang korea). Belum lagi, menggunakan kota mode dunia seperti “Paris” sebagai salah satu referensi, dan tempat pengambilan adegen dalam film, hum…menarik. 

Dikisahkan, Ha Yeong-eun (Song Hye-kyo), seorang design team leader dari perusahaan mode bernama “The One” yang menjalin hubungan dengan seorang yang lebih muda 7 tahun darinya, Yoon Jae-gook (Jang Ki-yong). Awalnya, saya berpikir bahwa drama ini hanya tentang fashion dan fotografi, dan tidak menyangka kisah percintaan beda usia menjadi salah satu temanya. Belum lagi, ada suntikan drama tentang persahabatan, perpisahan dan juga kerja profesional. 

Drama ini sangat menarik karena cukup dekat dengan kehidupan nyata banyak orang. kejadian-kejadian yang terjadi pada drama ini, akan banyak ditemukan pada keadaan hidup sehari-hari. Sangat relateble !

Hal yang hampir tidak masuk akal mungkin adalah tampang Song Hye-kyo yang bak vampire! Timeless. Yeah, meskipun ketika saya membaca beberapa komentar penonton yang menyatakan bahwa nampak sekali guratan-guratan penuaan yang kelihatan pada wajah cantik-polos miliknya. Setidaknya dengan cara ini, penonton bisa ditarik kembali ke bumi, dan melihat jelas bahwa Song Hye-kyo juga adalah manusia. 

Drama yang terdiri dari 16 episode ini mampu membawa penonton pada suasana hati yang berbeda. Mudah sekali bagi kita untuk jatuh hati pada tokoh-tokoh yang ditampillkan dalam drama ini, bukan karena alasan ketampanan atau kegantengan mereka, tapi juga karena kisah yang mereka perankan. 

Now, We Are Breaking Up

Ending yang ditawarkan oleh drama ini pun diluar ekspektasi!

Awalnya saya pikir, hampir seperti drama-drama korea lainnya, apapun masalah yang dihadapi oleh pemain utamanya, mereka akan bersatu, menang dan mendapatkan restu dari siapapun yang awalnya menentang hubungan cinta mereka. Awalnya, saya berpikir demikian. Tapi, drama ini berbeda.

Meksipun awalnya hubungan percintaan kedua pemain utama sangat manis dan menarik. Perpisahan diantara kedua pasangan kekasih, Ha Yeong-eun dan Yoo Jae-gook tidak terelakkan juga. Ini mungkin yang membuat penonton patah hati, dan sungguh tak menyangka. Penonton bahkan dibawa pada scene dimana keduanya berpisah, dan hidup sendiri-sendiri. Berkembang dengan caranya masing-masing dan sendiri-sendiri. Ya, meskipun pada akhirnya keduanya dipertemukan kembali oleh takdir dari penulis naskah dan sutradara. 

Drama ini mengajarkan kepada penonton tentang cinta yang realistis. Keputusan Ha Yeong-eun dan Yoo Jae-gook untuk berpisah, mungkin adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh penonton, tapi harus terjadi. Berkat perpisahan ini, kita dapat melihat bahwa yang tersisa bukan hanya penderitaan (atau kegalauan), tapi adalah ruang untuk pertumbuhan diri. Kebanyakan, drama korea tidak menampilkan sisi realistis seperti ini. Ini yang membuat drama ini begitu sangat berkesan untuk saya. 

Banyak penikmat drama Korea yang kerap dibutakan oleh pelajaran akan rasa “galau” yang berlebihan. Tapi, jarang ada yang menampilkan sisi “pertumbuhan” dan kebaikan dari sisi putus atau berpisah. Saya harap, penikmat drama korea seperti saya dan banyak teman-teman di luar sana dapat banyak belajar dari drama ini. 

Ada yang sudah menonton? Apa pendapatmu tentang drama ini? 

3 pemikiran pada “Now, We are Breaking up

  1. wuah terima kasih ulasannya, mbak Ayu.
    Aku belum nonton. sempat masukin ke watch list. tapi belum ditonton sampe sekarang soalnya ada yang bilang alur ceritanya lambat.

    hmm.. sepertinya aku jadi pengen coba nontonin

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ia, pada beberapa episode memang ada beberapa adegen yang terkesan lambat dan bahkan menyebalkan. Tapi, saya rasa penulis kisah ini memang sudah memikirkan apa yang harus mereka tampilkan kepada penonton. Setiap adegan memiliki arti, dan kembali di ulas pada episode di depannya.

    Menarik sih Mbak menurut saya.

    Kalau ada waktu, sempatkan menonton dah Mbak. Lumayan untuk bersantai, sambil ikut belajar juga sedikit dari drama ini.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s