Being Zen, Ezra Badya: Belajar untuk menjadi manusia setingkat lebih tinggi

Saya berkenalan pertama kali dengan konsep zen, dari catatan yang ditulis oleh seorang peneliti, penulis dan praktiksi zen, Reza A.A. Wattimena. Sejak saat itu, saya menjadi sangat bersemangat dengan hal-hal yang berhubungan dengan zen, dan tidak lupa, tentang mindfulness juga. Belajar tentang konsep zen adalah sebuah perjalanan. Perjalanan itu menarik, dan mengajarkan saya banyak hal …

Lanjutkan membaca Being Zen, Ezra Badya: Belajar untuk menjadi manusia setingkat lebih tinggi

“Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan: Psikologi Feminis untuk Meretas Patriarki” karya Ester Lianawati: Apakah saya sungguh adalah seorang perempuan “itu”?

Waktu itu, saya duduk di bangku sekolah menengah atas. Pada suatu sore, dihari libur, saya membaca sebuah artikel dari surat kabar yang kalau tidak salah berjudul “Bagaimana perempuan dapat berkompetisi dengan Laki-laki”. Pada saat itu, saya menyadari bahwa ada perbedaan significant antara laki-laki dan perempuan, dan perbedaan itu adalah sesuatu yang tidak sederhana. Beberapa tahun …

Lanjutkan membaca “Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan: Psikologi Feminis untuk Meretas Patriarki” karya Ester Lianawati: Apakah saya sungguh adalah seorang perempuan “itu”?

Review Buku: “Limitless” Karya Nadira Afifa

Saat informasi untuk memesan buku ini di buka, saya tidak menunggu lama untuk melakukan proses pemesanan. Saya beruntung karena menjadi satu dari sekian banyak orang yang mendapatkan buku ini lengkap dengan tanda tangan asli dari penulisnya @nadiraafifa Saya penasaran dengan pengalaman yang dialami oleh penulis, terutama pengalaman di balik layar selama menempuh pendidikan Master of …

Lanjutkan membaca Review Buku: “Limitless” Karya Nadira Afifa

Review buku: “Di Tepian Itu”, Karya Candrasangkala

“…Kau adalah ombak-ombak kecil yang merayap pelan menyapa kakiku yang telanjang. Lalu buihnya pecah sekaligus menghapus jejak-jejak yang kutinggalkan sebagai tanda jalan pulang. Seperti mencintaimu: aku tak pernah tahu ke mana aku harus kembali, selain harus terus menjalaninya…” Caramu, dalam buku “Di Tepian Itu”, karya Candrasangkala. … Masa ini, adalah masa yang sibuk. Setiap orang …

Lanjutkan membaca Review buku: “Di Tepian Itu”, Karya Candrasangkala

(Review Buku): “Childfree and Happy”, karya Victoria Tunggono

“Kebanyakan orang bilang hidup belum sempurna kalau belum punya anak; perempuan belum sempurna kalau belum melahirkan. Tapi saya tahu, hidup saya sudah sempurna tanpa harus ada tambahan suami ataupun anak” Victoria Tunggono dalam “Childrfee and Happy”, pada halaman pengantarnya. … Pilihan hidup untuk tidak menikah, sudah banyak saya temui dalam hidup sehari-hari. Tapi, saya tidak …

Lanjutkan membaca (Review Buku): “Childfree and Happy”, karya Victoria Tunggono