Sang Guru dan Sebuah Nasihat

Seorang guru tahu dengan pasti bahwa, ketika ia memutuskan untuk memasuki sebuah kota, maka ia akan ditangkap, disiksa, bahkan dibunuh. Kota itu berada tepat di depannya. Tepat di tujuan akhir perjalanannya saat itu. Ia sadar bahwa nyawanya sedang sangat terancam pada saat ini. Tapi, bukannya mengubah perjalanan atau memulai perjalanan lain, ia malah memutuskan untuk …

Lanjutkan membaca Sang Guru dan Sebuah Nasihat

Review buku: “Di Tepian Itu”, Karya Candrasangkala

“…Kau adalah ombak-ombak kecil yang merayap pelan menyapa kakiku yang telanjang. Lalu buihnya pecah sekaligus menghapus jejak-jejak yang kutinggalkan sebagai tanda jalan pulang. Seperti mencintaimu: aku tak pernah tahu ke mana aku harus kembali, selain harus terus menjalaninya…” Caramu, dalam buku “Di Tepian Itu”, karya Candrasangkala. … Masa ini, adalah masa yang sibuk. Setiap orang …

Lanjutkan membaca Review buku: “Di Tepian Itu”, Karya Candrasangkala

Wanita Berkemeja Putih dan Pikiran-pikirannya

Wanita berkemeja putih dan penyuka sepatu olahraga itu menari dengan lincahnya di keyboard komputernya. Punggungnya tegak, dan pandangan matanya tidak lepas sedetikpun dari layar di depannya. Ia sedang tenggelam dalam pembicaraan yang hening dan tidak egois. Ia bekerja. Hari itu, setelah lepas semua kewajibannya, bersama kesunyiannya Ia berpikir. “Bukan, bukan dia yang salah. Tidak ada …

Lanjutkan membaca Wanita Berkemeja Putih dan Pikiran-pikirannya

Pertemuan Daring dengan Para Pembaca #Agnosthesia

Hari itu, Jumat 12 Maret 2021. Saya dan Mbak Yori atau Diana Mayorita, penulis buku Toxic Relationsh*t bertemu secara daring melalui zoom, untuk melakukan kegiatan “Meet the Authors” sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Buku Mojok Group. Catatan ini adalah sedikit cerita yang mengingatkan saya betapa luar biasanya kolaborasi dan sharing ilmu, terutama hal-hal yang …

Lanjutkan membaca Pertemuan Daring dengan Para Pembaca #Agnosthesia

(Review Buku): “Childfree and Happy”, karya Victoria Tunggono

“Kebanyakan orang bilang hidup belum sempurna kalau belum punya anak; perempuan belum sempurna kalau belum melahirkan. Tapi saya tahu, hidup saya sudah sempurna tanpa harus ada tambahan suami ataupun anak” Victoria Tunggono dalam “Childrfee and Happy”, pada halaman pengantarnya. … Pilihan hidup untuk tidak menikah, sudah banyak saya temui dalam hidup sehari-hari. Tapi, saya tidak …

Lanjutkan membaca (Review Buku): “Childfree and Happy”, karya Victoria Tunggono