Seorang Pengembara Waktu menceritakan Kisahnya

Seorang anak manusia, satu orang. Keberadaannya tiba-tiba saja menjadi pusat perhatian banyak orang. Saya berdiri di jalanan ketika mengamati orang-orang yang saya kenal meneriakkan suaranya, “Penjarakan dia, perkarakan dia, bunuh dia!”. Saat itu, jumlahnya mungkin lebih dari 10 ribu orang. Mengapa orang-orang ini berteriak demikian ?, usut diusut, alasannya hanya satu, karena satu anak manusia ini mengeluarkan kata-kata yang bagi orang-orang ini adalah hal yang tidak boleh dikatakan. Hukumannya setara dengan kematian!. Peristiwa ini membuat saya mengenang hal yang sama lebih dari 2000 tahun yang silam. Satu orang anak manusia, diperlakukan dengan perlakukan yang tidak jauh berbeda. Dijalan-jalan waktu itu, … Lanjutkan membaca Seorang Pengembara Waktu menceritakan Kisahnya