Apakah saya masih berada di jalan yang benar?

Pagi itu, tidak seperti pagi biasanya. Saya memang libur hari itu, atau lebih tepatnya mengistirahatkan diri karena baru saja menyelesaikan tugas panjang yang melelahkan. Jika biasanya saya bangun pagi dengan penuh semangat untuk menaklukkan hari, pada saat itu tidak. Saya bangun dalam keadaan binggung. Saya merasa ada yang hilang, dan ada yang pergi, atau diambil …

Lanjutkan membaca Apakah saya masih berada di jalan yang benar?

Bagaimana saya harus bersikap tenang dalam menghadapi wabah Covid-19?

Mereka yang menganggap serius apa yang terjadi pada dunia saat ini, saya yakin mendorong diri untuk tidak menjadi panik karenanya. Cemas, itu reaksi yang sangat-sangat normal, wajar!, Tapi, jika sampai berada pada situasi panik, ini adalah hal penting yang harus dibicarakan dengan baik. … Ideas.Ted.Com menerbitkan tulisan yang sangat saya dan kita butuhkan saat ini. …

Lanjutkan membaca Bagaimana saya harus bersikap tenang dalam menghadapi wabah Covid-19?

Temu Kita adalah Pisah Kita

Kita selalu bertemu ketika kita harus berpisah. Kita selalu bertemu ketika di hadapan kita adalah sebuah ujud perpisahan. Kita tidak pernah bertemu untuk bertahan lama membunuh waktu, tapi kita selalu bertemu untuk berpisah. Temu kita adalah pisah kita, ini adalah kenyataan yang akan menjadi bagian terbesar dari ingatan kita tentang kita. Pertanyaan seperti "Kapankah kita …

Lanjutkan membaca Temu Kita adalah Pisah Kita

(Book Summary): Reason to Stay Alive milik Matt Haig

Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias Beberapa bulan yang lalu, ketika saya sedang iseng mengotak-atik Aplikasi Amazon Kindle milik saya, saya tidak sengaja menemukan sebuah buku dengan judul Reason to Stay Alive yang ditulis oleh Matt Haig. Pada saat itu, harga buku ini tidak begitu mahal sehingga saya tidak sungkan untuk langsung membelinya. Berikut adalah …

Lanjutkan membaca (Book Summary): Reason to Stay Alive milik Matt Haig

Menari bersama “Penolakan”

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Tidak banyak orang yang bisa dengan mudah dan lincahnya menari ketika gelombang penolakan datang tiba-tiba dalam iramanya yang unik. Saya salah satunya. Semakin tahun, saya semakin menyadari kerusakan yang timbul akibat dari ‘penolakan’ dan saya masih berusaha dengan sangat keras untuk membangun benteng untuk mempertahankan diri …

Lanjutkan membaca Menari bersama “Penolakan”