Taxonomy Diagnosis Keperawatan menurut NANDA-I: Membedah Diangnosis NANDA-I 2018-2022 (SERI 2)

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Setelah sebelumnya saya menuliskan mengenai Perawat dan diagnosis keperawatan: Membedah label Diangnosis NANDA-I 2018-2022 (SERI 1), inilah saatnya melanjutkan tulisan ini ke topik lainnya yaitu mengenai taxonomy dalam Diagnosis keperawatan seperti yang ditawarkan oleh NANDA International. NANDA International, Inc adalah badan/organisasi yang menyediakan terminology standard dalam menentukan diagnosis keperawatan, dan diangnosis keperawatan ini disajikan dalam classification scheme yang kita kenal sebagai taxonomy. Ada perbedaan yang cukup significant antara terminology dan taxonomy, karena kadang kedua kata ini diartikan sama. Terminology adalah system yang memuat specialized terms, sedangkan taxonomy adalah ilmu atau teknik … Lanjutkan membaca Taxonomy Diagnosis Keperawatan menurut NANDA-I: Membedah Diangnosis NANDA-I 2018-2022 (SERI 2)

Perawat dan Diagnosis Keperawatan: Membedah Label Diagnosis NANDA-I 2018-2022 (SERI 1)

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat Perawat juga menegakkan diagnosis dalam menjalankan pekerjaannya. Tentu saja bukan diagnosis penyakit seperti yang dilakukan oleh profesi kedokteran. Perawat memiliki label diagnosis sendiri yang dikenal sebagai diagnosis keperawatan. Diagnosis ini didasarkan atas ‘kebutuhan’ manusia, efek individu terhadap penyakit, jadi sama sekali bukan diagnosis penyakit, mohon maaf kalau saya harus sekali lagi menegaskan mengenai hal ini. Pertanyaan yang mungkin sering dilontarkan terkait dengan diagnosis keperawatan adalah, “Mengapa perawat perlu melakukan pengangkatan diagnosis kepada masalah yang Kliennya alami?”. Banyak jawaban yang akan dilontarkan oleh ahli ilmu keperawatan, tapi secara sederhana saya dapat mengatakan … Lanjutkan membaca Perawat dan Diagnosis Keperawatan: Membedah Label Diagnosis NANDA-I 2018-2022 (SERI 1)

Menari bersama “Penolakan”

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Tidak banyak orang yang bisa dengan mudah dan lincahnya menari ketika gelombang penolakan datang tiba-tiba dalam iramanya yang unik. Saya salah satunya. Semakin tahun, saya semakin menyadari kerusakan yang timbul akibat dari ‘penolakan’ dan saya masih berusaha dengan sangat keras untuk membangun benteng untuk mempertahankan diri saya agar tetap berada dalam keadaan ‘normal’. Lucu memang, karena mengingat usia saya yang sudah tidak muda lagi (menurut pendapat saya). Seharusnya saya bisa menjadi lebih bijak dan dapat menerima dengan legowo, lapang dada. Tapi, saya masih harus belajar dengan sangat keras mengenai bagaimana menari … Lanjutkan membaca Menari bersama “Penolakan”

Gangguan Tidur yang Menyiksa: Shift Work Disorder

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Beberapa waktu ini, karena banyaknya masalah yang harus saya tangani dan memang terasa sangat beban yang ada dipundak ini, saya harus rela untuk mengalami ganggun tidur yang pastinya sangat menyiksa. Gangguan tidur ini ditandai dengan jam tidur saya yang berubah sangat dan beberapa gangguan lainnya yang akan saya rincikan dalam tulisan ini. Keadaan ini terjadi salah satunya karena saya adalah pekerja shift yang harus mengganti-ganti jam istirahat dan bekerja. Sialnya adalah, kalau saya harus bertugas shift malam, artinya saya harus bekerja ketika nyaris semua orang tidur atau tubuh saya seharusnya dalam … Lanjutkan membaca Gangguan Tidur yang Menyiksa: Shift Work Disorder