Bulan Oktober

Bulan Oktober merupakan bulan yang luar biasa untuk saya pribadi, terutama dalam tahun ini. Bulan ini berlalu dengan sangat cepat, lebih cepat dibandingkan upaya saya untuk merekamnya satu persatu. … Bulan ini bisa dikatakan bulan yang membuat saya tidak bisa diam, membuat saya sibuk sehingga tidak sempat memikirkan pikiran-pikiran negatif yang berjenis “wasting time” dan yang lainnya. … Bulan ini membuat saya merasa bahwa keluhan-keluhan hanyalah usaha menghabiskan energi yang nyaris tidak memberi hasil apa-apa. Bulan ini membuat saya malu ketika saya harus mengeluh atas ketidakadilan, luka dan sakit hati yang saya rasakan. Jika memang ingin mencari perhatian, carilah dengan … Lanjutkan membaca Bulan Oktober

Hal-hal yang bisa kita pelajari dari pemberitaan media mengenai penyelamatan 13 Warga Thailand

Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Dunia sedang merasakan euphoria yang luar biasa, bukan karena masalah piala dunia, tapi karena kejadian luar biasa yang terjadi di Thailand baru-baru ini. Kejadian tersebut adalah penyelamatan 13 orang penduduk Thailand dari sebuah gua yang medannya terasa sangat mustahil. Kegiatan penyelamatan ini semakin menjadi sorotan karena bukan hanya satu atau dua negara saja yang ikut terlibat didalamnya tapi banyak negara, bahkan negara seperti Inggris menerjunkan langsung petugas nomor satunya untuk ikut serta dalam misi kemanusiaan yang sangat dramatis ini. Pemberitaan mengenai penyelamatan ini semakin heboh karena baik media local, nasional dan internasional berlomba-lomba … Lanjutkan membaca Hal-hal yang bisa kita pelajari dari pemberitaan media mengenai penyelamatan 13 Warga Thailand

Mengingatmu

  Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat   Pada saat ini aku mengingatmu Sama seperti hari-hari biasanya ketika aku mengalami lelahnya hidup dan surutnya kehidupan … Pada saat ini aku mengingatmu Ketika aku membutuhkan dukungan dan tepukan semangat … Pada saat ini aku mengingatmu Ketika aku membutuhkan tempat untuk berbagi mengenai menariknya kehidupan … Pada saat ini aku mengingatmu Ketika ada begitu banyak hal yang ingin kubagikan padamu, karena aku tahu kau selalu menungguku untuk bercerita tentang hariku … Pada saat ini aku mengingatmu Ketika aku melihat postingan di Instragam-mu, kau yang tidak pernah berubah sejak pertama kali aku … Lanjutkan membaca Mengingatmu

Menyesalkan Apa yang Terjadi

    Oleh Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Seorang Klien yang pernah saya rawat dimasa-masa pendidikan saya menjadi seorang Perawat pernah berkata demikian, “Jangan menyesalkan apa yang terjadi, apa yang telah lalu memang harus terjadi demikian agar masa sekarang dapat terjadi seperti ini. Kita seharusnya berterima kasih pada masa lalu, entah baik atau buruk, karena Ia berkonstribusi terhadap masa sekarang dan juga menentukan jalan untuk masa yang akan datang”. Sebuah perkataan yang sangat bijak menurut saya. Sampai saat ini, perkataan ini begitu membekas didalam ingatan saya bersamaan dengan keadaan Klien ini pada waktu itu. Sebagai Mahasiswi Jurusan Ilmu keperawatan … Lanjutkan membaca Menyesalkan Apa yang Terjadi

Menjadi Seorang Perawat: Sepenggal Kisah Perjalanan

Oleh Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Alumni Progam Sarjana Keperawatan Angkatan II STIKES SUAKA INSAN BANJARMASIN. Lulus tahun 2013.   Saya tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang Perawat. Seperti kebanyakan anak-anak, permainan dokter-dokteran sewaktu kecil juga menjadi salah satu bagian dalam permainan yang saya nikmati sewaktu usia bermain. Saya menikmatinya karena itu adalah permainan. Ayah saya dulu berkata bahwa saya kelak, ketika dewasa mungkin akan berkarir dibidang kesehatan. Tapi, saya tidak mempercayainya waktu itu. Pengalaman bersentuhan dengan Perawat dimasa-masa awal hidup saya juga bukan hal yang menyenangkan. Saya sempat trauma melihat petugas kesehatan dengan baju putih dan cap diatas … Lanjutkan membaca Menjadi Seorang Perawat: Sepenggal Kisah Perjalanan

Mengapa Aku, Tuhan ?

Tuhan, pagi ini aku berseru padamu melalui tulisan di blog ini. Berharap Engkau sedang online dan membacanya. Ijinkan anakMu yang bandel ini menuliskan isi hatinya padamu, dan tidak peduli siapakah yang membacanya. … “Tuhan, mengapa aku ?” Inilah hal kemudian yang terlintas didalam kepalaku setelah merenungkan apa yang terjadi selama lebih dari 4 tahunan ini. Engkau membuatku marah, geram dan sakit hati sekaligus. Tapi, Engkau juga memberiku kebijaksanaan sebagai penukar rasa marah, geram dan sakit hati yang sudah aku rasakan. Aku kerap bertanya dalam hati, “Mengapa Engkau hanya diam saja?”. Apakah ini caraMu agar anak-anakMu yang sadar dan melihatnya dapat … Lanjutkan membaca Mengapa Aku, Tuhan ?