Bersyukur

Bersyukur adalah tindakan sederhana untuk memberikan kembali kepada Sang Pemberi Hidup apa yang menjadi Hak-Nya. Tentu saja itu adalah definisi yang saya formulasikan sendiri berdasarkan pengalaman saya pribadi. Hari ini, saya menghadiri kuliah pakar selama satu jam lebih yang diadakan oleh sebuah Bank terkemuka di Asia. Pembicara berasal dari Indonesia dan tiada lain dan tidak bukan adalah menteri keuangan Indonesia yang sangat terkenal dengan jabatannya di Word Bank dan juga prestasinya dalam melakukan Tax Amnesty. Saya sangat terkesima dengan pribadi Ibu mentri ini dan secara seketika menjadikan diri saya ‘fans’. Hal yang membuat saya terkesima adalah kesederhanaannya dan juga betapa … Lanjutkan membaca Bersyukur

Setelah Badai Berakhir

Setelah memaksakan diri untuk tidak nyenyak tidur lebih dari 48 Jam, Saya akhirnya mencapai batas dan memutuskan untuk mengistirahatkan badan ini. Bangun karena perut yang keroncongan, saya memutuskan untuk memanaskan nasi dan menggoreng satu Butir telur. Bagi saya, ini adalah reward yang pantas untuk kerja keras dan juga semangat untuk mengakhiri penderitaan akibat di ‘torture’ untuk bekerja lebih dari batas kemampuan badan saya. Setelah badai pekerjaan yang menumpuk selesai, yang tersisa pada saya adalah rasa kosong dan juga rasa bersalah yang tidak saya prediksi. Nampaknya, tubuh saya mengenali kerja lembur saya kemarin adalah ‘party’ dan itu secara diam-diam dinikmati oleh … Lanjutkan membaca Setelah Badai Berakhir

Meningkatkan kualitas hari Libur

Bagi saya dan sahabat saya, hari minggu adalah hari libur. Hari dimana kami memutuskan untuk mengistirahatkan badan dan menikmati hari. Sahabat saya, memilih untuk melakukan petualangan dan jalan ketempat baru. Sedangkan saya, sebaliknya lebih memilih untuk melakukan sesuatu yang menarik dengan laptop saya dan juga jaringan internet bebas hambatan di area tempat tinggal kami. Hari ini, saya memutuskan untuk bangun sedikit terlambat. Seperti biasanya, saya akan mengecek handphone saya dan selanjutnya melihat aktivitas-aktivitas menarik di Instagram. Karena ini adalah hari libur, saya juga menunda untuk membalas beberapa pesan yang masuk ke akun Messenger dan WhatsApp saya. Alasannya sederhana, “Ini adalah … Lanjutkan membaca Meningkatkan kualitas hari Libur

Tetap Kuat

“Dunia ini memang keras kawan!” Kata sahabat saya disuatu senja. “Yang kuat akan bertahan dan yang lemah akan tersingkir dan hilang!” lanjutnya. Sahabat saya ini mungkin bukan seorang pembuat kata-kata bijak yang handal, tapi detik ini, saya melihat Ia sebagai orang yang keren. “Mengapa kau bisa berkata demikian?” Tanyaku kemudian. “Pengalaman, kawan! hidup adalah sekolah yang tiada ampun!” Jawabnya. Saya terkesima dengan jawaban sahabat saya ini. Saya pandangi dia, wajahnya tidak penuh kerut, hanya kantong mata yang saya perhatikan semakin hari semakin menghitam saja. Usianya masih muda, sekitar 20 tahunan, belum 30 tahun. Ia pernah mengatakan masih belum membutuhkan cream … Lanjutkan membaca Tetap Kuat

Baru tahu dan cukup tahu!

“Manusia itu adalah makhluk yang egois ya? ” Kata sahabat saya pada suatu sore. Saya tersenyum tipis dan mengangguk seakan mengerti apa yang Ia maksudkan. Meskipun sebenarnya saya penasaran dengan apa yang Ia maksudkan. Banyak terkaan didalam pikiran ini, tapi akan lebih baik jika Ia mengatakannya secara langsung. Saya urungkan niat untuk bertanya, “Apa dan mengapa berpikir demikian?” dan membiarkan pikirannya mengalir dengan sendirinya. “Manusia menerima dengan bahagia perkataan seperti pujian, tapi tidak menerima kritik sebaik menerima pujian” Katanya kemudian. Persis seperti apa yang saya perkirakan. Tapi, jawabannya membuat saya harus mencerna berkali-kali maksudnya. Diiringi dengan musik menarik dari Gallant, … Lanjutkan membaca Baru tahu dan cukup tahu!

Sebuah ‘surat’ untuk Pagi

Dear Pagi,.. Terima kasih sudah membangunkanku dengan bunyi bermacam-macam kendaraan yang lalu lalang di jalanan. Terima kasih karena teriakan anak-anak yang sudah dengan sangat bersemangatnya bermain sepak bola pada pagi hari. Terima kasih atas panas teriknya matahari yang membuat aku seakan terpanggang dalam micro wave. Tapi, dari semuanya terima kasih….Karena cintamu, Aku dapat mengawali hari ini dengan berusaha meninggalkan segala luka dan gelapnya malam. Melepas pergi dan membiarkan semuanya berlalu demikian….Karena hidup bukan hanya untuk menyimpan, tapi juga untuk melepaskan dan merelakan pergi. Salam. Lanjutkan membaca Sebuah ‘surat’ untuk Pagi