Rasa Iri

“Jika kita memiliki porsi keberuntungan kita masing-masing, mengapa kita harus iri dengan keberuntungan orang lain?” Dalam diskusi singkat antara saya dan sahabat saya, Ema Yuniarsih, kami mencapai titik pertanyaan ini secara tidak sengaja. Pertanyaan yang sama, saya lontarkan pada sahabat … Lanjutkan membaca Rasa Iri

Belum selesai dengan dirinya!

  Rasa iri, cemburu adalah racun didalam diri yang bisa membunuh perlahan-lahan tapi pasti orang dengan rela memelihara sikap ini. Demikianlah kesimpulan saya setelah saya membaca dan menyaksikan sendiri beberapa kisah hidup orang-orang yang hidup dalam keadaan ‘iri, dengki dan cemburu’ (Yang berlebihan). Beberapa serial drama romantis contohnya drama Korea (Drama dari negeri Korea selatan) menggambarkan tokoh dengan sifat iri, dengki dan cemburu sebagai tokoh antagonis. Kisah mereka digambarkan seburuk mungkin dan berhasil membuat penonton membenci tingkah laku mereka bahkan orang yang memerankan tokoh tersebut. Ketika saya berencana untuk menuliskan tentang tulisan ini dan berlanjut dengan menuliskan setiap kata didalam … Lanjutkan membaca Belum selesai dengan dirinya!