Bebaskan ‘Dia’

Lepas! Lepaskan saja Dia! Lepaskan saja Dia pergi Jangan ! Jangan kau halangi kemana kakinya membawa Dia pergi Jangan ! Jangan kau sumbat telinganya untuk harapan, cita-cita dan masa depannya ... Lepas ! Lepaskan saja Dia! Lepaskan saja Dia pergi Jangan ! Jangan kau halangi, Kemana hatinya membawa impiannya Jangan! Jangan kau butakan harapannya ... …

Lanjutkan membaca Bebaskan ‘Dia’

Melepaskan kepemilikan dunia

Beberapa hari ini kesadaran saya akan kepemilikan kebendaan meningkat. Entah apa penyebabnya, mungkin saja kadar 'sensitifitas' saya naik menjadi berapa persen begitu karena perubahan cuaca mendadak. Ya, karena tumben tiba-tiba saja Manila hujan lebat hari ini. Tinggal dan hidup bersama dengan orang lain dalam satu atap, membuat saya harus melepaskan banyak benda atau kepemilikan atas …

Lanjutkan membaca Melepaskan kepemilikan dunia

Sudah, lepaskan saja Dia, Kawan!

Kau yang ada disana, mengabarkan cerita melalui teknologi Kau yang ada disana, tersenyum lembut tanpa tahu derita yang kau sebabkan. Sudahlah kawan, lepaskan saja tangannya, lepaskan ! Tidak baik bagimu dan tidak juga baik baginya Kau biarkan Ia menggantung dan bergelayut tiada arah Sepi, Ia tanpa posting-anmu Tapi, hancur Ia dari dalam karena ulahmu Kau …

Lanjutkan membaca Sudah, lepaskan saja Dia, Kawan!

Membiarkan

Membiarkan atau merelakan hal yang tidak diinginkan terjadi mungkin adalah satu bentuk ketidak-peduli-an. Ketika tidak peduli terjadi, maka ya sudahlah. Tidak ada lagi yang namanya perhatian, daerah yang saling berhubungan tidak akan tersentuh lagi. Kepedulian adalah hal yang sangat penting. Peduli, artinya menaruh perhatian. Menaruh perhatian artinya memberikan atau mencurahkan energi ke suatu masalah atau …

Lanjutkan membaca Membiarkan