Melangkah Pergi

Saya duduk di tempat yang sama. Tempat yang menjadi “titik nyaman” versi saya. Persis dihadapan saya, berdiri pohon-pohon yang tegak berdiri melawan panasnya matahari. Akar-akarnya tertancap kuat ke dalam bumi, menyerahkan diri pada kekuatan gravitasi planet ini.  Lagi, untuk kesekian kalinya, … Lanjutkan membaca Melangkah Pergi