Hukum Aksi dan Reaksi, Menulis dan Hasil Panen dari kegiatan Menulis di WordPress

Oleh Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Newton, Bapak ilmu Fisika yang terkenal mengatakan bawa salah satu hukum yang berlaku di dunia ini adalah hukum aksi dan reaksi. Jika kita memberikan aksi maka kita juga akan mendapatkan reaksi sebagai balasan dari aksi yang kita lakukan. Sejak awal, dunia ini juga terbentuk karena hukum ini dan hingga saat ini, hukum tersebut masih berlaku. Hukum aksi reaksi menjadi awal dari tulisan sederhana ini yang selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan kegiatan menulis saya di WordPress dan manfaat yang selama ini bisa saya rasakan. Hukum aksi dan reaksi ini tidak hanya terjadi diluar diri … Lanjutkan membaca Hukum Aksi dan Reaksi, Menulis dan Hasil Panen dari kegiatan Menulis di WordPress

SEPI: Sebuah Perkara

Sepi Aku yang kesepian. Aku yang mengubur luka Aku yang mengubur duka dalam Aku yang berdiam dalam kegelapan Menghilangkan diri dan tidak mau berhenti. Aku benci ditinggalkan dan aku benci perpisahan Aku yang diam karena tidak mampu untuk berbuat apa-apa. Aku yang ingin sekali menghilang dan pergi diam Aku yang kehilangan hatiku kehilanganmu Aku yang penuh tanda tanya dan luka Aku yang abu-abu dan pekat Aku yang sunyi luka Aku yang sepi Sepi   Catatan dibalik Layar: Beberapa hari ini dilanda rasa galau yang amat sangat, tekanan pekerjaan dan juga masalah keluarga dari tanah air benar-benar membuat semua energi didalam … Lanjutkan membaca SEPI: Sebuah Perkara

Menjawab Tantangan Sunshine Blogger Award

Beberapa hari yang telah lalu, Saya di nominasikan oleh Blog Ibu Nur S Ahmadi  untuk mengikuti Sunshine Blogger Award. Terima kasih banyak kepada Ibu Nur S Ahmadi yang telah mengikutsertakan saya untuk ikut ambil bagian dari proses tanya-jawab menarik ini. Secara pribadi, saya tidak tahu asal tantangan tanya jawab ini, tapi bagi saya ini cukup menarik untuk mengevaluasi diri dan melihat kembali ke belakang proses tulis menulis yang selama ini saya kerjakan. Aturan award    Berikut 4 aturan award tersebut: Terimalah orang yang menominasikan Anda dalam posting blog dan link kembali ke blognya. Jawablah 11 pertanyaan yang diberikan oleh orang … Lanjutkan membaca Menjawab Tantangan Sunshine Blogger Award

Rindu pada…

Tugas-tugas yang harus saya selesaikan masih tertumpuk dimeja, tapi saya memutuskan untuk mencari inspirasi di Instagram dan melanjutkan menulis disini. Beginilah akhir-akhir ini cara saya melupakan hari, kadang saya memilih untuk tenggelam dalam karya-karya menarik di Youtube. Terima kasih Internet! Sahabat semasa SMP saya baru saja menghubungi, kami bertukar kabar dan masalah masing-masing. Teringat dengan jelas masa-masa dulu, ketika tidak ada banyak hal yang harus saya khawatirkan. Bukan soal makanan, bukan soal panas terik matahari, bukan soal nilai di buku penilaian atau yang lainnya. Saya berpikir sangat sederhana, Saya hanya ingin mengayuh sepeda tua saya ke sekolah. Ah, sungguh masa-masa … Lanjutkan membaca Rindu pada…

Harapan

Figure 1. Harapan di ujung jalan. “Selalu ada harapan dimasa yang akan datang“, sering sekali rasanya mendengarkan kalimat ini ketika rasa frustasi melanda masa sekarang. Ah, itulah manusia. Tidak mengetahui dengan pasti masa depan, hanya bisa memprediksi dan meramal. Berusaha untuk meyakinkan diri sendiri bahwa selalu ada celah, selalu ada kesempatan dan selalu ada harapan di masa yang akan datang. Masa setelah penderitaan saat ini. Mungkin, ini juga merupakan keadaan dimana sudah tidak ada lagi kemampuan untuk merasakan dan mensyukuri masa yang ada saat ini. Menolak lupa pada masa sekarang dan berharap ada yang lebih baik dan lebih layak. Ah, … Lanjutkan membaca Harapan

Merenung dalam RINDU

Beberapa hari ini, cuaca ditempat tinggal saya selalu mendung. Matahari seakan enggan untuk memunculkan keperkasaannya, dengan senyum malu-malu bersembunyi di awan hitam yang juga tidak menurunkan hujan. Angin dingin mungkin yang paling berani disini. Menghambus dan menghempas bangunan-bangunan yang dilaluinya, alhasil dingin merajam lingkungan sekitar. Keadaan ini berimbas tidak secara fisik, tapi juga psikologis. Situasi melankolis, tiba-tiba saja menjadi topik yang sangat hangat untuk diperbincangkan. Ah, Kapan saya bisa semelankolis ini? Selepas pulang dari sekolah, menyempatkan duduk sebentar di perpustakaan. Saya cepat-cepat melangkah pulang, bukan karena tidak betah. Hanya saja, saya memang tidak membawa payung, kalau tiba-tiba hujan, saya tidak … Lanjutkan membaca Merenung dalam RINDU