I hope Someday, Peace will find You

Saya mengenalinya tidak lama setelah saya masuk ke Sekolah Menengah Atas. Dia pribadi yang muncul ketika saya berharap agar menemukan self-ideal untuk memenuhi ego komunitas dan lingkungan disekitar saya. Menengok kembali pertemuan saya dengannya, membuat saya ingin bercerita tentangnya. Ia sosok yang pendiam, tegas, disiplin yang kadang sangat dan bahkan terlalu keras dan brutal untuk dirinya sendiri. Seperti katanya, Ia menjadi demikian hanya karena satu hal, “Tuntutan Peran” dari lingkungan dan komunitasnya, disamping karena ambisinya dan egoistik diri yang berlebihan. Ia tidak pintar, tapi Ia pekerja keras. Ia percaya bahwa, “Orang pintar akan kalah dari orang yang bekerja keras“. RAJIN, … Lanjutkan membaca I hope Someday, Peace will find You

Baru tahu dan cukup tahu!

“Manusia itu adalah makhluk yang egois ya? ” Kata sahabat saya pada suatu sore. Saya tersenyum tipis dan mengangguk seakan mengerti apa yang Ia maksudkan. Meskipun sebenarnya saya penasaran dengan apa yang Ia maksudkan. Banyak terkaan didalam pikiran ini, tapi akan lebih baik jika Ia mengatakannya secara langsung. Saya urungkan niat untuk bertanya, “Apa dan mengapa berpikir demikian?” dan membiarkan pikirannya mengalir dengan sendirinya. “Manusia menerima dengan bahagia perkataan seperti pujian, tapi tidak menerima kritik sebaik menerima pujian” Katanya kemudian. Persis seperti apa yang saya perkirakan. Tapi, jawabannya membuat saya harus mencerna berkali-kali maksudnya. Diiringi dengan musik menarik dari Gallant, … Lanjutkan membaca Baru tahu dan cukup tahu!

Bertahan

Seorang sahabat dalam suatu kesempatan berkata kepada saya, “Mar, kamu pasti tidak akan tahan berada di posisi saya. “ Katanya. Saya lalu bertanya, mengapa. Ia kemudian menjawab, ” Setiap minggu bagi saya seperti ujian akhir semester, saya membaca lebih dari 5 jurnal dan menganalisanya, saya juga disuguhkan laporan setiap minggunya, setidaknya ada 3 laporan tulis.”, “Kamu, pasti tidak akan tahan!” katanya lagi menguatkan. Saya mencoba untuk tetap memperhatikan dan tidak memberikan komentar menentang pendapatnya. Dari sahabat saya ini, saya belajar sebuah kata penting, “Bertahan”. Jika saya berada diposisinya, saya tidak yakin akan bertahan dan masih menghembuskan nafas teratur pada saat … Lanjutkan membaca Bertahan

Twilight

Rasa kalut yang berujung rasa malas yang berkepanjangan. Pernahkah kalian merasakan gambaran perasaan seperti ini?, apalagi berhadapan dengan death line pekerjaan yang tinggal menghitung detik saja. Saya?, saya adalah orang yang sangat sering mengalami perasaan seperti ini. Bukan ‘galau’ seperti yang menjadi hal yang sangat populer akhir-akhir ini. Saya menamainya, keadaan ‘tidak ada inspirasi’. Keadaan peralihan antara gelap ke terang atau sebaliknya, ‘twilight’, mungkin. Keadaan seperti ini membuat pekerjaan atau tugas apapun yang ada didepan mata memiliki nilai ‘nol besar’ tanpa ada efek apapun. Bahkan efek rasa bersalah dan rasa bertanggung jawab. Mungkin keadaan ini terjadi karena otak sudah sangat … Lanjutkan membaca Twilight