Apa yang kamu inginkan ?

Ketika berhadapan dengan masalah, beberapa orang akan berusaha untuk menyembunyikan egonya. Lalu, berkata, “Apa yang kamu inginkan ?”. Lalu membicakan planning untuk mewujudkan keinginan orang lain. Ya, ini patut dibenarkan, karena terkait dengan ‘orang lain’. Tapi, lain soalnya jika maslaah ini ada kaitannya dengan ‘dirimu sendiri’. Pola ini tentu saja tidak cocok lagi, bukan ?. Maka pertanyaan sebaiknya berganti menjadi, “Apa yang saya inginkan ?”. Bukan mau bersikap egois disini, tapidalam masalah yang terkait dengan dirimu sendiri, dirimu adalah pribadi yang akan terkena dampak masalah dan dirimu juga yang akan melaksanakan proses memperbaiki masalah dan selanjutnya berakhir dengan penyelesain masalah. … Lanjutkan membaca Apa yang kamu inginkan ?