SEPI: Sebuah Perkara

Sepi Aku yang kesepian. Aku yang mengubur luka Aku yang mengubur duka dalam Aku yang berdiam dalam kegelapan Menghilangkan diri dan tidak mau berhenti. Aku benci ditinggalkan dan aku benci perpisahan Aku yang diam karena tidak mampu untuk berbuat apa-apa. Aku yang ingin sekali menghilang dan pergi diam Aku yang kehilangan hatiku kehilanganmu Aku yang penuh tanda tanya dan luka Aku yang abu-abu dan pekat Aku yang sunyi luka Aku yang sepi Sepi   Catatan dibalik Layar: Beberapa hari ini dilanda rasa galau yang amat sangat, tekanan pekerjaan dan juga masalah keluarga dari tanah air benar-benar membuat semua energi didalam … Lanjutkan membaca SEPI: Sebuah Perkara

DIA

Seperti kutuk aku jatuh dibawah kakinya Entah seberapa jauh aku berlari Entah seberapa lama aku pergi Aku selalu kembali kepadanya seperti metronome Mengayun datang dan pergi, lalu datang lagi dan demikian seterusnya … Aku lelah Dia pun sudah lelah Lelah dengan semua yang aku lakukan pada Dia Lelah dengan semua yang Dia lakukan padaku … Sadar aku meninggalkan Dia Tidak sadar aku kembali pada Dia Bagiku Dia sudah lama mati Bagi hidupku Dia masih hidup dan selalu hidup Jauh di tempat dimana aku tidak dapat menjamah Dia Jauh di tempat dimana aku tidak dapat mengontrol Dia … Aku lupa kapan … Lanjutkan membaca DIA