Kesepian: Penyakit yang Perlahan dapat Membunuh

    Oleh, Maria Frani Ayu Andari Dias, Perawat. Kesepian, anak muda mana sih yang tidak kenal dengan kata ini. Kesepian adalah alasan mengapa banyak anak muda membuat status galau sepanjang masa dan bahkan mendoakan turunnya hujan lebat dimalam minggu. Hayoo..Ngaku!           Baca juga, SEPI: Sebuah Perkara Seperti halya perasaan yang lainnya (Marah, Bahagia), kesepian juga merupakan sebuah bentuk perasaan yang bersifat sangat personal. Kesepian adalah salah satu jenis perasaan yang cukup unik untuk digali dan dicermati.          Baca juga, Antara Aku dan Kesunyian Kita mungkin bisa mengatakan bahwa kita hidup dengan dikelilingi oleh orang lain, teman, keluarga dan pekerja. … Lanjutkan membaca Kesepian: Penyakit yang Perlahan dapat Membunuh

SEPI: Sebuah Perkara

Sepi Aku yang kesepian. Aku yang mengubur luka Aku yang mengubur duka dalam Aku yang berdiam dalam kegelapan Menghilangkan diri dan tidak mau berhenti. Aku benci ditinggalkan dan aku benci perpisahan Aku yang diam karena tidak mampu untuk berbuat apa-apa. Aku yang ingin sekali menghilang dan pergi diam Aku yang kehilangan hatiku kehilanganmu Aku yang penuh tanda tanya dan luka Aku yang abu-abu dan pekat Aku yang sunyi luka Aku yang sepi Sepi   Catatan dibalik Layar: Beberapa hari ini dilanda rasa galau yang amat sangat, tekanan pekerjaan dan juga masalah keluarga dari tanah air benar-benar membuat semua energi didalam … Lanjutkan membaca SEPI: Sebuah Perkara

Puisi Bebas: Hati yang Menangis

  Tiba-tiba saja awan cerah diluar sana tampak sangat gelap dan mendung dimataku Hilang rasanya warna dunia, tenggelam dalam duka bersama ratusan ribu orang yang peduli. Kemana hatiku harus mencari peneduh? Ketika tidak ada satu rumah-pun mau membukakan pintu Jauh dari orang tua, keluarga dan jauh darimu Jauh dari imaginasi bahwa dunia ini indah dan aku layak untuk menikmatinya Ah, Gelap pandanganku Pesimis jalanku Es kopiku sudah tidak dingin lagi Aku ingin menyerah saja rasanya Sudah tidak ada lagi persediaan harapan didalam diriku Terkuras habis rasanya semuanya Lalu akupun mulai menangis dalam diam Sambil kucoba kunci rapat-rapat mulutku Biar hanya … Lanjutkan membaca Puisi Bebas: Hati yang Menangis