The Research Project

STRES, ADAPTIVE COPING CAPACITY DAN DAYA RESILIENSI MAHASISWA/I KEPERAWATAN DI KALIMANTAN SELATAN, INDONESIA

(STRESS, ADAPTIVE COPING CAPACITY AND RESILIENCY OF NURSING STUDENTS IN SOUTH KALIMANTAN, INDONESIA)

 

Investigator               : Maria Frani Ayu Andari Dias, S.Kep.,Ners

Co-Investigator          : Prof. Josefina A. Tuazon, RN, BSN, MN, DrPH

 

Pengantar

Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat secara deskriptif beberapa variable penting seperti level stress, sumber stress, daya resiliency, help-seeking behaviour dan faktor-faktor yang memiliki kemungkinan untuk memberikan konstribusi dalam pembentukkan adaptive coping capacity yang dimiliki oleh Mahasiswa/I Keperawatan. Secara lebih rinci, penelitian ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut:

Tujuan Umum

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi informasi yang akan memandu pembentukkan dan pengembangan program kesehatan mental di tingkat sekolah tinggi untuk Mahasiswa/I keperawatan di Kalimantan Selatan, Indonesia.

Tujuan Khusus

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah

  • Untuk menilai tingkat stres yang dirasakan oleh Mahasiswa/i keperawatan;
  • Untuk mengidentifikasi sumber stres umum yang dilaporkan oleh Mahasiswa/i keperawatan;
  • Untuk menentukan kapasitas koping adaptif (Adaptive Coping Capacity) dan Help-Seeking Behaviour (Pola pencarian pertolongan kesehatan) Mahasiswa/I Keperawatan;
  • Untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas koping adaptif pada mahasiswa keperawatan, dalam hubungannya dengan:
    • Daya Resiliensi.
    • Status akademik (Program studi dan Tingkatan pendidikan)
    • Karakteristik social ekonomi (kelompok etnis, agama, pengaturan hidup dan dukungan keuangan).
  • Untuk mengembangkan rekomendasi dalam kaitannya dengan program akademik dan pengembangan program dukungan kesehatan mental untuk mahasiswa keperawatan.

Dalam studi literatur ditemukan bahwa daya resiliensi, Help-seeking behaviour adalah dua variable yang penting dalam pembentukkan daya tahan terhadap stress yang mumpuni dan juga ikut mempengaruhi level adaptasi individu untuk berhadapan dengan stressor. Penelitian ini berencana melihat impact dari socio-demographic factors seperti jenis suku, keadaan tempat tinggal, sumber pendapatan mahasisiwa/I (Sumber pendapatan dari orang tua, atau dari sumber lainnya) terhadap level stress, adaptive coping capacity dan daya resiliensi yang dimiliki oleh Mahasiswa/i keperawatan di Kalimantan Selatan, Indonesia.

Penelitian ini dirancang dengan metode descriptive-correlational design dengan menggunakan kuesioner online E-Surv sebagai media untuk memberikan informasi seputar penelitian; mengumpulkan persetujuan mengikuti penelitian, mengumpulkan data hasil penelitian dan menyimpan jawaban dari partisipan.

Partisipan untuk penelitian ini adalah Mahasiswa/I keperawatan aktif yang ada di Universitas, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Akademi Keperawatan yang sudah dipilih oleh peneliti berdasarkan kriteria tertentu. Mahasiswa/I ini adalah mereka yang sedang menempuh pendidikan keperawatan untuk program diploma keperawatan dan sarjana keperawatan dan profesi keperawatan. Secara khusus, Peneliti memilih beberapa universitas, sekolah tinggi dan akademi keperawatan yang ada di Kalimatan Selatan, Indonesia.

Penelitian ini membutuhkan total 608 partisipan. Jumlah ini dibagi-bagi untuk masing-masing sekolah secara adil dan berimbang. Peneliti menggunakan multistage sampling untuk menentuan jumlah sample yang representtaif untuk penelitian ini. Multistage maksudnya, peneliti melewati beberapa stage sebelum mencapai kesimpulan penentuan jumlah sample.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kuesioner ini dimuat dengan menggunakan weblink survey bernama E-Surv yang sudah disiapkan oleh peneliti.

Baca juga: Melakukan pengumpulan data penelitian dengan menggunakan Free Online Survey, Mungkinkah ?

Setelah peneliti melakukan seleksi sekolah, mendapatkan ijin untuk melaksanakan penelitian, maka peneliti akan mencari satu orang dari masing-masing sekolah sebagai school representative. Melalui school representative ini, peneliti akan mengumpulkan responden/partisipan dan menyebarkan undangan untuk menjadi partisipan dalam penelitian. Undangan ini akan disebarkan melalui WhatsApp (WA) secara berantai sampai jumlah partisipan yang dibutuhkan tercapai.

Peneliti akan menyebarkan undangan melalui aplikasi WA dengan sebelumnya melakukan perkenalan mengenai penelitian melalui media presentasi, dan penyebaran melalui link (Blog). Hal ini bertujuan untuk mengundang dan meyakinkan peserta atau calon responden untuk ikut serta dalam kegiatan penelitian.

Peneliti juga menggunakan media promosi dengan menggunakan brosur/selebaran seperti pada Gambar 1.

Research Requirement
Gambar 1. Research Advertisement untuk Penelitian

 

Metode untuk mengundang partisipan ikut serta dalam penelitian ini akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan dari unit tempat penelitian, setelah peneliti memperoleh ijin penelitian dari unit tujuan penelitian/study site. Tapi, sebagai gambaran, peneliti mengajukan proses pengambilan data dengan melalui metode sebagai berikut:

  1. Peneliti bersama a school representative akan masuk ke kelas-kelas dan memperkenalkan atau mempromosikan penelitian. Tindakan perkenalan dan promosi yang selanjutnya disebut sebagai tindakan presentasi akan memakan waktu kurang lebih 15 menit. Isi presentasi akan berisi beberapa hal penting seperti:
  2. Identitas Peneliti
  3. Proposal Penelitian yang dijelaskan secara singkat.
  4. Etik penelitian, yang dijelaskan secara singkat, padat dan jelas.
  5. Kontak yang bisa dihubungi ketika ada masalah atau kendala dalam proses pengumpulan data.
  6. Peneliti akan menyebarkan pesan berantai melalui aplikasi WA kepada a school representative dan meminta agar pesan berantai ini disampaikan kepada group kelas.
  7. Peneliti keluar dari kelas setelah calon partisipan dipastikan paham dan mengerti tentang kegiatan penelitian.

Dalam penelitian ini, Terdapat beberapa instrument yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Beberapa instrument yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Student life-stress inventory (SSI)
  2. Self-developed questionnaire.
  3. Coping Adaptation processing Scale
  4. How Resilient Are You?
  5. Help-Seeking Behavior

Semua instrument ini sudah diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, dan lolos uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua kuesioner ini layak untuk digunakan untuk penelitian dengan jumlah responden yang lebih besar lagi.

Penelitian ini tidak meneliti sampai dampak dari stressor yang berlebihan terhadap pikiran, keinginan untuk melakukan bunuh diri sebagai puncak dari masalah kesehatan jiwa pada diri individu.

Hasil penelitian ini nantinya akan sangat bermanfaat untuk memberikan informasi dasar yang sangat penting bagi universitas, sekolah tinggi dan akademi keperawatan yang memiliki program pendidikan keperawatan dalam menyusun intervensi dan/atau kebijakan terkait dengan kesehatan jiwa dan kesejahteraan psikologis/emosional mahasiswa/i-nya. Intervensi dan/atau kebijakan yang dimaksud akan sangat membantu Mahasiswa/I Keperawatan untuk berhadapan dengan tuntutan akademik, klinik dan tuntutan lainnya selama menempuh penddidikan keperawatan dan juga bisa menjadi salah satu penjamin kesuksesan karir masa depan para Mahasiswa/I ini.

Bagi teman-teman yang ingin ikut serta dan berkontribusi dalam penelitian ini, Informasi lebih lanjut, silakan untuk menghubungi:

Alamat surat:

STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Jln. H. Zafri Zam-Zam No. 08

Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70116

Phone: 0812-3003-8196 (WhatsApp Only)

Email: mariafrani10@gmail.com

Iklan