Belajar untuk Hidup “bersama-sama”

“Learning to know, learning to do, learning to live together and learning to be” Keempat hal ini kita kenal sebagai keempat pilar dalam pendidikan (The four pillars of Education). Keempat hal ini adalah hal yang terlalu sering digemakan ketika belajar mengenai pendidikan dan hal-hal detil yang mengikutinya. Tapi untuk saya, baru-baru ini saja saya pahami …

Lanjutkan membaca Belajar untuk Hidup “bersama-sama”

Hari ini Hari yang Berat, dan Seruan “Saya lelah”

Lelah itu sudah menjadi makanan sehari-hari untuk menutup hari. Bukan hanya lelah fisik, tapi juga emosional bahkan spiritual. Sulit sekali untuk tidak mengeluh dan manjadi marah pada saat-saat seperti ini. "Saya menyerah!", saya berteriak pada dunia dan mengumumkan, “Saya lelah!.” “Saya lelah!" Kelelahan ini terjadi paling banyak karena ketidakpedulian (atau mungkin terlalu peduli) dan keegoisan …

Lanjutkan membaca Hari ini Hari yang Berat, dan Seruan “Saya lelah”

Kedai Kopi dan Pikiran tentang Melepas Pergi

Sore itu adalah hari yang dinantikan oleh sahabat saya. Bukan saya. Sejak beberapa hari yang lalu, sahabat saya ini bersikeras untuk memperkenalkan saya dengan seseorang, ia mengatakan bahwa ia ingin sekali berbuat baik. Cara yang sempat ia pikirkan adalah dengan ini, mempertemukan saya dengan seseorang yang ia kenal. ... Photo by Ekrulila on Pexels.com Sudah …

Lanjutkan membaca Kedai Kopi dan Pikiran tentang Melepas Pergi

Kekhawatiran yang Berlebihan dan Aktivitas Membaca Buku

Rasa cemas atau khawatir yang berlebihan dapat dilihat dari perilaku atau aktivitas membaca buku. Sebenarnya tidak hanya membaca buku saja, tapi juga memilih dan menonton film. Intinya adalah pada aktivitas yang tidak dapat diprediksi hasil dan reaksinya. Beberapa waktu yang lalu, dalam sebuah diskusi, saya menemukan informasi bahwa rasa takut (fear) itu terbagi menjadi dua …

Lanjutkan membaca Kekhawatiran yang Berlebihan dan Aktivitas Membaca Buku